Arsip Kategori: Wisata

Ngintip Gatotkaca Naik Bus Buatan Cina

Gatotkaca naik bus?? mungkin anda penasaran kan? Bus buatan Cina tersebut adalah Begawan Abiyasa bus hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kepada Pemerintah Kota Solo tahun 2013.gatotkaca naik bus buatan cinaBus plat merah ini awalnya merupakan bus dengan konsep sasis rendah (low deck) yng memudahkan akses penyandang disabilitas seperti pengguna kursi roda maupun tunanetra. Setelah interior bus dimodifikasi dengan konsep mobile office, kini Begawan Abiyasa berganti nama menjadi Gatotkaca.bus gatotkacaBus yang diberi nama Gatotkaca itu kali pertama dibawa dishub di halaman balai kota, Jumat kemarin. Sekilas, bentuk fisik meeting bus sama seperti armada bus pada umumnya. Gambar tokoh pewayangan, Gatotkaca dengan gagah ditempel pada bodi bus.interior bus gatotkaca 2.jpegNamun, bagian dalam bus berbeda 360 derajat dengan yang reguler. Satu set sofa di samping kanan dan kiri sudah mengesankan sebagai ruang rapat. Di sofa belakang terdapat meja kaca lengkap dengan aksesorinya. Satu layar LED berisi informasi-informasi tentang Kota Solo tersaji lengkap. Satu dispenser disiapkan untuk menyediakan minuman.interior bus gatotkaca.jpgDi ujung belakang terdapat sofa yang nyaman mengitari meja dan sebuah TV 40 Inchi melekat di kaca belakang bagian dalam. Settingan yang pas untuk sebuah rapat atau pertemuan kecil. Sedangkan disisi depan terdapat sofa tanpa meja. Pada bagian samping terdapat dua buah lemari tanpa pintu berisi display batik dan produk kerajinan usaha kecil dan menengah Kota Solo.cewek bus.jpgDi bagian samping sofa penumpang ada dispenser dan coffee maker jika penumpang ingin rapat dengan ditemani secangkir kopi.
Biaya modifikasi bus Begawan Abiyasa menjadi mobile office membutuhkan duit Rp 190 Juta dan diperlukan waktu sekitar dua bulan untuk pengerjaannya. (pwt)

Iklan

Cari Wifi Gratis Di Kota Purbalingga

TegeanBlog.Com – Sudah sekitar sebulan ini, empat titik free WiFi dan enam CCTV terpasang di kawasan Alun-alun Purbalingga. Masyarakat yang berada di kompleks Alun Alun dapat menggunakan layanan gratis ini dengan cara menghubungkan perangkat ke akses poin @wifi.pbgWifi Gratis Di alun alun Purbalingga
Saran saya : Kalau bisa sih ada tempat duduk, biar lebih nyaman kalau akses internet menggunakan laptop, kalau sekedar menggunakan HP posisi seperti apa saja bisa. Selain tempat duduk, tempat berteduh juga penting. Jadi kalau hujan tetap bisa menikmati hujan sambil facebook-an, streaming youtube atau download sesuatu hihihi..

Hai mblo? jangan datang ke taman ini sendirian ya..

Taman bunga di wilayah Purbalingga menjadi daya tarik baru yang sedang digandrungi wisatawan muda. Dalam sepekan kunjungannya bisa mencapai 1.000 orang.

Nah, di Purbalingga ada dua taman yang kunjungannya sedang meroket.

1. Taman Cinta Talegening,
di Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari yang berlokasi di tepi Jalan Raya Purbalingga – Pemalang.
Taman Cinta Talagening, Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari Purbalingga
2. Kutabawa Flower Garden,
di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, sekitar 15 kilometer ke arah utara Kota Purbalingga.
Kutabawa Flower Garden di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga
Di Taman Cinta Talagening, pengelola desa wisata menghias taman bunga dengan ornamen yang yang disuguhkan semuanya bernuansa cinta atau kasih dengan simbol hati. Mulai dari pernik-pernik yang digantung, bentuk kolam, pijakan ditengah kolam, hingga jalan masuk di antara taman hampir semuanya berbentuk simbol hati.

Tak hanya itu, warnanya pun terlihat cerah, ada merah, kuning, putih, biru, pink dan warna lainnya. Seakan ingin menggambarkan suasana hati yang sedang kasmaran. Di objek wisata seluas 2.000 meter sangat cocok unutk anak-anak muda yang sedang dirundung asmara. Pengunjung hanya perlu mengeluarkan uang Rp 3.000 per orang sebagai pengganti biaya perawatan.

Sebagai destinasi wisata baru di Purbalingga, taman ini belum bisa dibilang sepenuhnya sempurna. Namun, beberapa wahana yang sudah dibangun bisa dimanfaatkan untuk swafoto dan memanjakan mata.

Dilokasi wisata yang kedua, Kutabawa Flower Garden juga sedang . Meski masih dalam tahap pengerjaan, foto-foto yang beredar menjadi tren di media sosial dan mengundang penasaran masyarakat. Di taman ini tidak kurang dari 18 jenis bunga dengan simbol hati sebagai ornamen pelengkap. Tidak main-main, bibitnya langsung didatangkan dari Bandung.

Dedi Kurniawan, Pemilik Kutabawa Flower Garden mengaku terinspirasi dari Taman Begonia di kawasan Lembang, Bandung. Walaupun milik pribadi, Dedi menginginkan agar masyarakat desa sekitar juga dapat merasakan keuntungannya. Rencananya nanti akan dibangun wahana anak-anak dan villa di sekitar lokasi taman.
Tiket masuk objek wisata ini juga relatif murah, hanya Rp 5000. Pengunjung bisa berjalan-jalan di area sekitar taman yang didominasi bunga berwarna merah dan kuning sembari berfoto ria dengan orang tercinta tentunya.

Saat-saat istimewa, Naik Motor bareng Kekasih

Kemacetan yang menjamur di kota-kota besar membuat pengguna motor semakin lama semakin bertambah banyak. Kamu mungkin merasa iri ketika sepasang kekasih keluar dari dalam mobil, sedangkan kamu hanya naik motor untuk pergi kemana-mana. Namun jangan dikira, naik mobil dengan pacar pasti lebih asyik daripada sepeda motor.
Apalagi untuk kamu yang pacaran naik motor, kamu pasti akan mengalami sensasi lain dibandingan naik mobil, Karena pacaran dengan naik motor justru lebih romantis daripada naik mobil.

pacaran naik vespa

Kamu yang pacaran naik motor, ngaku atau gak, pasti pernah merasakan hal-hal di bawah ini saat pacaran.

1. Pakai helm atau jaket kembar.
Helm atau jaket kembar adalah hal utama dalam masa pacaran naik motor. Entah itu kembar warnanya saja, kembar motifnya saja sampai kembar semuanya pasti pernah kamu jajal. Kalaupun mungkin kamu tidak pernah mencoba memakai helm atau jaket kembaran, kamu pasti sering melihat banyak pasangan lain yang melakukannya saat kamu di jalan.

2. Berteduh bersama karena hujan. Ada sih jas hujan, tapi sengaja gak dipakai biar bisa lebih lama sama-sama.
Salah satu kendala bagi pengendara motor tentu adalah hujan. Saat hujan turun, kamu dan pacarmu pasti akan lebih memilih untuk berteduh di depan toko daripada melanjutkan perjalanan agar bisa menghabiskan waktu bersama lebih lama. Walaupun kamu tahu bahwa kamu membawa jas hujan, kamu akan lebih memiilih untuk tidak menggunakannya karena hanya ada satu jas hujan.

3. Jika motor mogok, kalian akan seperti pasangan romantis dalam sinetron karena berjalan sambil menuntun motor bersama.anak langit
Adegan mendorong motor bersama jelas tidak bisa terlewat untuk dirasakan orang yang pacaran naik motor. Si cewek akan mendorong motor dari belakang sedangkan si cowok menuntun motornya sambil meletakkan tas ranselnya di dadanya. Pernah merasakan hal ini? Kalian lulus pasangan romantis.

4. Jadi bahan tontonan jomblo di lampu merah.
Nah, ini nih yang paling kelihatan dari orang pacaran naik motor. Saat kamu asyik bercanda dengan pacarmu, para jomblo akan menatapmu dengan tatapan membunuh dan pikiran, “Duh rapet banget, sih!”.

5. Waktu lewat rumah angker, cowok akan nakutin si cewek biar duduknya makin dempet.anak SMA pacaran
Secara sengaja atau tidak melewati rumah angker, cowok akan memberitahu ceweknya tentang asal usul rumah angker tersebut sehingga membuat ceweknya takut dan akhirnya duduk makin dempet. Modus-modus lawas seperti ini pasti tidak akan terlewat bagimu yang pacaran naik motor, deh. Iyakan?

6. Kamu yang masih sekolah akan patungan buat beli bensin.
Karena masih sekolah dan belum menghasilkan uang sendiri, tidak jarang kamu mengajak pacarmu untuk patungan beli bensin. Si cewek akan dengan senang hati patungan agar bisa berangkat dan pulang sekolah bersamamu. Jangan berpikir ini hal yang memalukan, karena mereka yang melakukannya bahkan dengan senang hati menjalaninya.

7. Saat touring jarak jauh, si cewek bakal pijetin pundak cowoknya.
Pernah ngerasain yang satu ini? Karena si cowok mengeluh kelelahan, si cewek akan menghibur dengan memijat pundak cowoknya. Adegan ini romantis sekaligus lucu, ya?

8. Sering dapat klakson dari motor/mobil di belakang karena lajumu yang pelan.
Kamu yang pacaran naik motor tidak jarang akan ngobrol banyak hal di atas motor. Hal itu menyebabkan lajumu menjadi lambat dan kamu akan mendapat protes dari motor/mobil di belakangmu karena jalanmu yang terlalu lambat. Setelah berhasil melewatimu, kamu akan mendapat lirikan maut dari mereka. Pernah gak?

9. Touring ke luar kota jadi tidak terasa jauhnya.
Berbeda dengan touring naik motor bareng teman atau keluarga, touring naik motor bareng pacar tidak akan terasa jauh. Gimana mau ngeluh capek, kalau sama pacar coba? Kamu pasti betah berlama-lama. Apalagi yang baru pacaran, jangankan di jalan setengah hari, satu hari aja dibela-belain!

10. Cowok curi-curi pandang lewat spion dan ketahuan sama ceweknya.
Suatu kali kamu pasti pernah memergoki cowokmu mencuri pandang untuk melihatmu di kaca spion dan kemudian kalian tertawa bersama. Si cowok akan menyangkal dan berpura-pura tidak tahu lalu si cewek akan mencubit pinggang cowoknya agar mengaku.

Walau terkesan lebay dan geli saat membacanya, ngaku atau tidak kamu yang pacaran naik motor pasti pernah mengalami salah satu hal di atas, kan? Suka duka naik motor ini pasti lebih banyak sukanya karena kamu menjalaninya dengan orang yang kamu sayangi.

Kuliner Khas Kampung Warna Purbalingga

Sejak keberadaannya sekitar tiga bulan lalu, Kampung Warna Bobotsari, terus melakukan pembenahan. Selain menambah wahana untuk selfie, saat ini pengelola juga menawarkan beberapa menu kuliner. Kupat Umpet dan Kopi Badeg, digagas menjadi kuliner khas Kampung Warna Bobotsati.

 

Pengelola sekaligus penggagas Kampung Warna, Dona Wahyuni De Fretes mengatakan, destinasi wisata akan lebih lengkap dengan menawarkan kulinernya. Saat ini, pengelola mencoba menawarkan makanan dan minuman yang bisa dinikmati pengunjung jika datang ke kampung warna.

“Kupat Umpet itu ketupat yang di dalamnya ada lauknya dan sambal. Sedangkan minumannya, ada kopi badeg yaitu kopi yang diseduh dengan air badeg atau nira kelapa. Selain itu ada juga es badeg yang sedang dijadikan kuliner khas kampung warna,” katanya, kemarin.

Tidak hanya berkeliling sambil berswafoto menikmati keindahan kampung warna, para pengunjung juga bisa beristirahat sambil menikmati sajian khas.

“Pengunjung datang tidak sebatas berfoto saja, tapi sambil istirahat menikmati makanan khas,” ujarnya.

Saat ini kata dia, pengelola juga sudah memiliki beberapa lukisan tiga dimensi dan pemandangan persawahan atau Panggok Tapak Galeng.

“Tapak galeng ini adalah panggok yang berlatar belakang persawahan. Kalau beruntung atau berkunjung pagi hari, bisa dapat view Gunung Slemet,” ujarnya.

Sejak dibuka sebagai objek wisata baru, tak kurang dari 10 ribu pengunjung yang datang ke kampung warna. Tidak hanya warga Purbalingga, tapi banyak juga pengunjung dari daerah tetangga.

“Belakangan jumlah pengunjung agak menurun, karena musim penghujan,” kata Dona.

Mendoan Raksasa, Kuliner Khas Banyumasan

Mendoan raksasa? Apa yang terpikir di benak Anda ketika mendengar kata mendoan raksasa? Apakah mendoan yang diberikan untuk mahluk raksasa?

Mendoan raksasaHmm… Sama sekali bukan. Mendoan raksasa adalah makanan khas Banyumas dan sekitarnya, sama seperti mendoan pada umumnya, hanya saja ukurannya besar atau dibilang raksasa. Bagaimana tidak raksasa, ukuran mendoan ini panjangnya 30 cm dan lebarnya 20 cm. Bayangkan penggaris milik anak-anak yang umumnya memiliki panjang 30 cm. Ya sepanjang itu ukuran mendaoan raksasa.

Adalah Sarwono (38), yang biasa dipanggil Kang Sarwono, yang mempopulerkan mendoan raksasa. Pria asal Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap ini, pertama kali membuka warung mendoan raksasa di Klampok, Kabupaten Banjarnegara.
Warung mendoan raksasa di Klampok ini pernah masuk dalam liputan kuliner berbagai televisi swasta. Kini, berkat keuletannya, usaha pria yang pernah menjadi TKI di Taiwan ini sudah memilki beberapa Warung Mendoan Raksasa dengan feanchise. Antara lain ada di Slawi, Cilacap, dan Jakarta. Tak lupa nama warungnya diembel-embeli kuliner Plat R (tanda nopol kendaraan eks Karesidenan Banyumas), sebagai tanda makanan mendoan berasal dari bumi panginyongan.

Kang Sarwono sendiri kini fokus di warung mendoan raksasa di Purwokerto, yakni di sebelah timur patung kuda bundaran RSUD Margono, taman Satria Purwokerto. Warungnya buka setiap hari hingga pukul 23.00. Kang Sarwono sendiri yang menunggui dan melayani pembeli di situ. Menu yang tersedia di warung mendoan raksasa yakni mendoan raksasa, mendoan buaya, mendoan semut, nasi macan, minuman seperti kopi dan teh poci. Anda bisa memesan mendoan raksasa yang digoreng utuh, atau minta dipotong-potong sebelum digoreng.

Bumbu yang dipakai Kang Sarwono dibuat sendiri dan tidak menggunakan penyedap rasa atau metsin. “Saya berusaha menyajikan makanan sehat dengan bumbu rempah-rempah tanpa penyedap rasa”, kata Kang Sarwono.

Bumbu yang diracik ia tumbuk dengan alat tradisional, tidak menggunakan blender. Ketumbar, bawang putih, kunyit, kemiri, dan garam dengan ukuran tertentu ia tumbuk di ‘lumpang’ dengan kayu. “Ini kuliner lokal sehingga harus unik. Bikin bumbunya pun tidak pakai blender tapi ditumbuk, supaya lebih menyatu”, tambahnya.

Bumbu yang sudah ditumbuk itu kemudian diserai sampai kering agar awet tanpa bahan pengawet. Bumbu ini yang nantinya dikirim ke warung mendoan raksasa di luar kota. Oh ya bumbu ini nantinya yang akan dimasukkan dalam adonan tepung untuk menggoreng mendoan.

Untuk mendoan yang dikirim keluar kota, Kang Sarwono mengirimnya dengan jadwal untuk digoreng pada hari tertentu. Tempe mendoan itu dibuat oleh saudaranya, tentu dengan arahannya agar mendoan bisa tetap utuh jika digoreng dalam lembaran raksasa.

Satu mendoan raksasa yang sudah matang harganya cukup murah, hanya Rp 6 ribu. Mendoan dengan nasi yang ditaruh di atas mendoan pun masih terjangkau, hanya Rp 10 ribu.

Mendoan raksasa Kang SarwonoPenasaran dengan mendoan raksasa? Coba deh datang ke Taman Satria Purwokerto atau Anda yang tinggal di Cilacap datang ke Jl. Katamso. Yuk ah.. dijamin maknyuss…

Sensasi Menapaki Bukit Mertelu yang Ayu

Geliat pengembangan Desa Wisata bagaikan jamur yang tumbuh di musim hujan. Kehadiran obyek wisata seakan telah merubah desa yang semula sepi dan jauh dari jangkaun para pemburu wisata, sekarang seakan telah menjadi obyek wisata alternatif yang mudah dijangkau baik jarak tempuh maupun biayanya.

Tidak terkecuali Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, yang terletak di ujung barat berbatasan dengan Desa Serang, Kecamatan Karangreja, mempunyai potensi wisata yang tidak kalah dengan obyek wisata desa lain.

Secara geografis, letak Desa Sangkanayu terletak pada ketinggian 900-an meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian itulah, hawa di sekitar desa tersebut cukup sejuk dan segar. Obyek wisatanya berupa bukit yang dinamai “Bukit Mertelu”, yang merupakan puncak perbukitan di antara bukit di sekitarnya.

Dinamakan Bukit Mertelu, karena di daerah tersebut ada tiga areal perbukitan yang ada di sekitarnya.Sensasi Menapaki Bukit Mertelu yang Ayu

Areal Bukit Mertelu merupakan daerah kawasan Perhutani yang dikelola oleh sekelompok warga masyarakat desa yang peduli dengan potensi wisata dari bukit tersebut. Sekelompok warga masyarakat bekerja sama dengan pihak Perhutani, akhirnya melaksanakan kerja sama dalam pengelolaannya.

Bentuk kerjasama antara masyarakat desa dengan pihak Perhutani patut diapresiasi, karena kedua belah pihak sama-sama diuntungkan. Prosentase pendapatan yang diperoleh dari hasil ticketing kunjungan wisata dibagi dua, yakni 60% untuk pihak Perhutani dan 40% untuk pihak pengelola dari desa.

Perjalanan ke Bukit Mertelu nan ayu, rutenya melalui jalan kabupaten yang menuju ke arah Serang dari arah selatan (Kecamatab Mrebet). Masih di Desa Sangkanayu menuju Serang, ada plang ke kanan yang menunjukan ke arah Bukit Mertelu. Sesampai di areal parkir kendaraan, maka para pengunjung masih naik ke atas bukit kurang lebih 1,5 km agar sampai ke puncaknya. Hmm … jauh juga ya.

Tapi, begitu sampai di puncak, pengunjung dapat leluasa menghirup udara yang sejuk dan segar, sambil menikmati berbagai fasilitas yang dapat digunakan. Bisa swafoto (selfi) dengan berbagai pose dan gaya.

Di puncak bukit tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan hamparan bukit dan dataran rendahnya yang sungguh menawan. “Wah sungguh luar biasa indahnya pemandangan di Bukit Mertelu ini,” ujar Yani salah satu pengunjung, sambil menikmati hamparan pemandangannya.

Yuk-Wisata-ke-Purbalingga-1024x186Penasaran dengan Bukit Mertelu? Silahkan berkunjung saja ke Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Purbalingga.

Guru SD Cantik Nyambi NgeMC-in Burung

TegeanBlog.Com – Hai tegeanmania, masih ingatkah dengan Bu Mawar? (Guru SD cantik yang pernah saya tulis 4 tahun lalu di blog ini) kalo belom mampir dulu yuk? Klik Disini

Akhir-akhir ini beliau sering dipanggil ke beberapa event lomba burung (tapi bukan ikutan lomba/main burung loh). Kalau dulu disibukkan dengan aktifitas modeling dan fotografi, Bu Guru Cantik ini sibuk dengan bakat yang terpendamnya yakni Nyanyi dan NgeMC.

Mau lihat video dan dengar suaranya saat nyanyi? klik : https://youtu.be/-ao7pdkpRuA

Foto bersama panitia

Sudah puluhan event dia tangani, sehingga Bu Guru Cantik ini sangat sibuk saat akhir pekan tiba. Selain fisik dan penampilan yang oke punya, ternyata Bu guru Cantik ini masih Jomblo loh.. #ehh 
Jadi gimana? Jika berminat untuk mengundang beliau untuk NgeMC di acara atau event anda silahkan hubungi Admin untuk mendapatkan nomer telp, pin BBm, atau via WhatsApp.

Bonus Pict :

Bu Guru berAksi
Menunggu Panggilan

Fasilitas Bus Ini Semewah Hotel Bintang 5

Di zaman yang serba yang serba modern ini,segala hal dituntut untuk cepat dan praktis. Oleh karena itu tidak sedikit pabrikan karoseri menciptakan sebuah kendaraan yang dapat memenuhi setiap kebutuhan pemiliknya. Bus Supermewah

Memiliki panjang bodi 12 meter bus ini seperti rumah berjalan dengan fasilitas mirip hotel bintang lima. Menariknya bus ini juga sudah dilengkapi dengan bagasi yang berfungsi untuk menampung satu mobil sedan sport.
Bus supermewah ini dinamakan Vario Mobil Signature 1200, menggunakan mesin dari Mercedes Benz serta sasis yang dibuat khusus untuk menyesuaikan dengan kebutuhan penggunaan kendaraan. Garasi Mobil

Ada dua bagian dari kendaraan ini, yakni garasi yang terletak di bawah bagian belakang, memanfaatkan tinggi bus serta ruang kabin lengkap dengan kamar serta fasilitas layaknya di hotel.

Ukuran bagasi XXL dapat menampung mobil sport seperti Mercedes Benz Z Class, BMW Z4, serta mobil dengan ukuran di bawahnya sepeti Smart ForTwo, Mini Cooper, dan lainnya.

Produsen mobil, Vario Mobil, asal Jerman, sebenarnya memiliki beberapa ukuran untuk garasi mobil, yakni X, XL, dan XXL. Garasi ukuran XL dapat menampung city car dan X mobil berukuran lebih mungil lagi.

Sementara itu bagian kabinnya dilengkapi dengan perabot dan fasiltias supermewah yang disesuaikan untuk liburan keluarga. Di antaranya tempat tidur besar yang berada di dua kamar. Posisi kamar salah satunya berada di atas kabin pengemudi dan bagian paling belakang atau di atas garasi mobil. Kedua tempat tidur itu cukup untuk menampung enam orang. Salah satu kamar memiliki panoramic sunroof yang bisa menghadirkan suasana langit saat tidur di malam hari

Selain itu ada juga lounge dengan dua sofa panjang, dapur lengkap dengan perabot masak serta meja makan. Tak ketinggalan kulkas dan kebutuhan berlibur lainnya.

Pengguna bus ini juga tidak perlu mencari tempat SPBU untuk buang air atau mandi karena sudah tersedia di dalamnya.

Soal kecanggihan dan kualitas fitur hiburan, jangan meragukannya lagi. Bus ini dilengkapi dengan sistem perangkat hiburan yang biasa digunakan untuk rumah dari Bose. Sistem pencahayaan dibuat untuk memperkuat kesan mewah dan berkelas dengan pengaturan mikroprosesor.

Jika ingin duduk santai sambil menikmati perjalanan, ada dua kursi penumpang di belakang pengemudi. Jok dibuat seperti tempat duduk pilot dengan sistem pengaturan adjustable.

Lalu, berapa harga bus ini? Vario Mobil Signature 1200 ini bisa dibawa pulang dengan menebusnya paling tidak 1 juta poundsterling atau sekira Rp17 miliar.

Info Harga Bus Mewah Scania K410iB

Perkembangan industri pariwisata turut mempengaruhi tren penggunaan bus mewah sebagai moda transportasi favorit di Indonesia. Lihat saja tampilan bus-bus pariwisata terkini yang punya bentuk bagus dan menawarkan fasilitas untuk menunjang kenyamanan dan memanjakan penumpangnya.

scania-k410ib-harga-bus-harga-karoseri-bus-shdLantas berapakah biaya yang dihabiskan untuk membeli dan membangun sebuah bus? kalau biaya bervariasi tergantung jenis sasis (merk) dan bodi (karoseri) yang digunakan.

“Iya bervariasi,untuk dua unit bus baru, total investasinya Rp7 miliar,”

Jika dirinci, untuk membeli sasis biayanya hampir Rp2 miliar, untuk ukuran sasis premium macam Scania K410iB. Untuk bodinya saja biayanya mencapai Rp1,5 miliar, kalau urus izin trayek dan administrasi lebih murah, sekitar Rp5 jutaan.

Karoseri Adiputro

Untuk varian Jetbus Setra SHD bermesin Scania K410, harganya Rp2,9 miliar. Bus ini sudah full panoramic, dengan penambahan fitur baru dan juga interior white edition.
Sementara untuk varian Jetbus bermesin Hino RK8 ditawarkan dengan harga Rp1,6 Miliar. “Model ini custom. Dengan harga tadi, sudah termasuk dengan sasis yang harganya Rp700 jutaan. Sudah dipasang air suspension dan penambahan fitur lainnya

interior-jetbus-hino-rk8O..iya, harga beli satu unit bus sudah termasuk pajak untuk tiga komponen. “Sasis, bodi dan AC masing-masing kena 10 persen, jadi total pajak yang harus dibayar sebesar 30 persen dari total harga bus”.

Lalu berapa lama untuk bisa kembali modal? Target balik modal biasanya mencapai dalam lima tahun.

Pict : Istimewa