Arsip Tag: kecelakaan maut

Review : Mudik Lebaran 2013

Tak terasa udah seminggu lebaran berlalu, segala aktifitas udah mulai lagi setelah libur lebaran, termasuk update blog ini 😉
“Kembali ke Laptop” *niru gaya mas tukul BEM Trans7 😆
Perjalanan arus mudik kemarin angka kecelakan menurun dibanding tahun lalu, namun korban meninggal akibat kecelakaan dijalan raya masih tinggi -/+ 719 orang *ngeri 😦
Dan yang paling mengagetkan ane, kecelakaan didominasi oleh pengendara motor.
lalu, apa yang menyebabkan kecelakan begitu banyak??
1. pengendara kurang sabar.
menerobos palang pintu lintasan kereta api
bagi pengendara yang belum pengalaman atau baru pertama kali mudik pake motor, mungkin kurang sabar menghadapi kemacetan yang panjang dan ingin ccepat sampai tujuan. ridingnya serobot sana-sini apalagi saat di perlintasan kereta, rasanya deg-degan bila melihat pengendara yang berada di depan pintu palang.

  1. fisik yang lelah dan ngantuk.
    Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat
    mengendarai kendaraan saat mudik itu perlu fisik dan stamina yang prima karna butuh konsentrasi yang tinggi dari perjalanan biasa, mudik sangat identik dengan kemacetan dimana saja dan kapan saja, jadi bila berkendara dalam kondisi lelah sangat rawan terjadi kecelakaan.
  2. kondisi dan beban motor
    mudik pake motor
    faktor ketiga ini, sang pengendara kurang memperhitungkan kondisi motor dan beban yang dibawa. bisanya pengendara membawa beban yang berlebih tapi tak diimbangi dengan kondisi motor itu sendiri. disaat rem mendadak maupun melibas tikungan dengan kecepatan sedang motor akan mudah oleng.

  3. faktor lingkungan dan jalan raya

saat perjalanan malam hari sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, karena kondisi jalan yang gelap dan relatip sepi, lumayan banyak pengendara yang memacu motornya dengan kecepatan tinggi bahkan kebut-kebutan 😦 , padahal jalan gak semulus sirkuit, lubang jalan ada dimana2.

Mudik pake motor memang asik jika dinikmati, kecelakaan bisa dihindari asal bisa menjaga disiplin diri kita sendiri. Nyawa hanya 1 dan bukan milik kita, selama masih ada niat, usaha dan do’a insyaalllah perjalanan akan selamat sampai tujuan.

Salam Vegalovers, MERDEKA!!!

Iklan

Info : Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Yogya

Hati-hati jika anda hendak mudik melewati wilayah Yogyakarta. Ada 19 titik rawan kecelakaan lalu-lintas di daerah itu.
Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Yogya
Kondisi jalan di DIY sangat mulus dan sudah di pasang rambu-rambu lalu lintas. Namun dengan kondisi jalan yang mulus itu, semua pemakai kendaraan bermotor tetap diminta hati-hati dan waspada. Hanya ada satu tempat yang masih ada proyek pembangunan fly over di simpang empat Jombor, Jl Magelang, Sleman.

Dari 19 titik rawan itu paling banyak berada di Kota Yogyakarta, yakni Jl Kusumanegara, Laksda Adisutjipto, Menteri Supeno, Pramuka dan Veteran. Untuk wilayah Bantul ada 3 lokasi, yakni di Jl Parangtritis mulai simpang empat Druwo hingga Km 22, Jl Srandakan Bantul, dan Jl Yogya-Wonosari di Piyungan.

Selanjutnya di wilayah Kulonprogo ada 4 titik. Pertama simpang empat Tambak Triharjo, simpang tiga Dalangan-Toyan Wates, Jl Wates daerah Sukoreno, Sentolo dan jl Temon hingga perbatasan Purworejo, Jawa Tengah. Sedangkan untuk Gunungkidul ada tiga lokasi yakni di sepanjang Jl Yogyakarta-Wonosari mulai dari Patuk – Playen, Jl Karangmojo-Semin dan Jl Semanu-Ponjong.

“Sleman ada 4 titik yakni Jl Yogya-Magelang Km 14-17, Jl Wates wilayah Gamping Km 8-10, Ringroad Utara dan Jl Yogya-Solo Km 7-10,”

Menurut Anny, ada 4 jalur mudik utama di wilayah DIY yakni dari arah barat perbatasan Purworejo-Kulonprogo. Dari arah utara perbatasan Tempel Sleman dengan Salam Magelang. Dari arah timur perbatasan Prambanan Sleman dengan Prambanan Klaten. Sedangkan dari selatan melalui Ringroad selatan, Jl Wonosari, Patuk, Wonosari, Semanu hingga Pracimantoro Wonogiri.

Selain jalan utama tersebut, Polda DIY juga menyiapkan jalur alternatif sebanyak 4 rute. Pertama Yogya-Magelang sejauh 32 km melalui Sentolo, Nanggulan, Moyudan, Minggir, Tempel, Muntilan Magelang. Kedua jalur, Magelang-Solo sejauh 30 km melalui Tempel, Turi, Pakem, Ngemplak, Kalasan, Prambanan Klaten.

Ketiga jalur Wates, Bantul, Yogya sejauh 55 km dari arah barat melalui Toyan Wates, Panjatan, Brosot, Srandakan, Pandak, Bantul dan Ringroad Selatan Yogyakarta. Keempat jalur Yogya Solo sejauh 30 km melalui Yogyakarta, Pleret, Imogiri, Panggang, Playen, Wonosari ke arah timur hingga Wonogiri, Jawa Tengah.

“Karena semua jalan kondisinya baik, kami imbau tetap berhati-hati dan jangan lengah. Polda DIY menyiapakn 30 pospam. Bila capek beristirahatlah di tempat yang aman.”

Selamat Mudik 🙂

Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Pantura dan Jalur Selatan

Sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di jalur ini antara lain 24 titik di jalur Pantura, tujuh titik di jalur tengah Purwakarta – Sumedang – Subang – Majalengka – Cirebon-Kuningan serta 19 titik di jalur selatan.
Titik Rawan Kecelakaan di Pantura
Titik rawan di jalur Pantura adalah diantaranya Jalan Johar KM 75, Jalan Tuparev KM 71 – 73 dan Pertigaan RMK (Jalan Ahmad Yani) KM 71 Karawang, Karanganyar, Jalan Jangga, Kiajaran dan Desa Limpas Indramayu. Kemudian Jalan Kalijaga dan Simpang Jalan Ahmad Yani Kota Cirebon, Srengseng Patokbeusi, Mundu Sari Pamanukan Subang, Susukan, Beber, Plumbon dan Pangenan Kabupaten Cirebon.

Sedangkan jalur rawan di jalur tengah Purwakarta – Sumedang – Majalaengka – Cirebon diantaranya Jalan Cijantung, Jalan Bungursari dan Cibatu Kab. Purwakarta, Cijambe dan Cicenang Kab. Subang, Jatiwangi dan Kadipaten Majalengka, Bandora Sawetan dan Jalan Raya Kuningan-Ciamis Kabupaten Kuningan.

Sementara itu 19 titik jalur rawan di selatan adalah jalur Ciloto, Cisarua Kabupaten Bogor- Padalarang, Cipatat Bandung Barat, Nagreg, Cijapati Bandung, Malangbong, Kadungora dan Leles Garut, Gentong, Ciawi Kab. Tasikmalaya, Jalan Raya Ciamis Kota Tasikmalaya.

“Pastikan kendaraan juragan dalam kondisi prima, Jangan paksakan mengendara dalam kondisi mengantuk,”

Khusus untuk juragan yang mudik pake motor dihimbau untuk tidak membawa barang bawaan yang berlebihan sehingga bisa mengganggu kesetabilan saat melaju.

Sekian, Sekilas Info-nya 😀

Info Mudik : Jalur Pantura Minim Lampu Jalan

Menurut info yang ane dapet, Jalur pantai utara (pantura) dan selatan Jawa (selawa) yang akan dilintasi para pemudik masih minim penerangan jalan umum. Lampu jalan di sepanjang jalur pantura dan selatan banyak yang rusak. 😦
penerangan jalan umum
Misalnya, Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. terdapat sekitar 200 titik penerangan jalan yang menggunakan energi matahari (solar cell), hampir separuhnya rusak dan perlu perawatan. 💡

Kondisi yang sama juga terjadi di jalur artenatif Cikamurang-Subang, Jawa Barat. Tidak ada satupun lampu penerangan jalan umum Pada malam hari, jalur yang melintasi perkebunan kayu jati ini sangat gelap banget.

Ketiadaan lampu jalan di jalur alternatif ini jadi rawan kejahatan, khususnya pada malam hari. Kepolisian pun melakukan pengamanan ekstra di jalur ini pada malam hari. Sampai menerjunkan satuan Penembak Jitu (sniper) Syereeeeeemmm

Jadi juragan yang mudik melintasi lokasi ini, harus waspada dan Hati-Hati khususnya saat perjalanan malam hari. Saran ane, sebaiknya lewat jalur yang lain saja. 😉

Mudik Pake Motor, Harus Siap Lahir dan Bathin

Pemudik yang menggunakan sepeda motor dari tahun ke tahun jumlahnya meningkat tajam. Mudik menggunakan sepeda motor, apalagi beriringan, memang menyenangkan sekaligus juga berisiko tinggi jika tidak punya persiapan teknis dan fisik yang matang.
Info Mudik Aman Dan Nyaman (pake Motor)
Bagi Juragan yang tak punya pilihan lain selain menggunakan motor, keselamatan selama perjalanan tetap menjadi prioritas. karena biasanya musim mudik, banyak terjadi kecelakan terutama yang pake motor.
Berikut ini beberapa catatan penting bagi pemudik yang menggunakan motor:

- Melakukan pemanasan sebelum berpergian jauh sangat penting untuk menjaga keseimbangan pada waktu mengendarai motor. Pastikan tubuh dan mental dalam kondisi sehat dan siap untuk berkendara.

- Jangan meminum minuman keras sebelum mengendarai motor. Kondisi tubuh dan mental yang tidak sehat akibat pengaruh minuman beralkohol, termasuk mengonsumsi obat-obatan terlarang dapat mengurangi konsentrasi dan refleks pada saat berkendara dan sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

- Gunakan perlengkapan berkendara yang baik dan komplit. Pakailah pelindung kepala yang layak dan sesuai standar yang ditetapkan. Tali pengikat helm harus dipasang dan dikencangkan secara benar untuk mencegah helm terlepas atau terjatuh.

- Anda bisa memakai helm full face atau half face yang memenuhi standar keamanan, dan gunakan juga sarung tangan yang nyaman. Kalau dirasa perlu pakailah rompi penahan angin.

- Gunakan sepatu dan sangat tidak dianjurkan memakai sandal atau bertelanjang kaki ketika mengendarai motor. Sebab ketika berhenti, pengendara harus bertumpu pada kaki mereka untuk menjaga keseimbangan, sehingga cenderung kehilangan kestabilan yang memungkinkan terjadinya cidera.

- Pakailah jaket dan celana panjang  yang pas dan nyaman di tubuh, serta dirancang untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara

- Aturlah barang bawaan seefisien mungkin, sehingga tidak mengganggu Anda saat bermanuver. Jika Anda sendirian, tidak berboncengan, jok belakang bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang bawaan. Bawa tas ransel dengan ukuran tidak berlebihan, dan isi dengan pakaian atau perlengkapan pribadi secukupnya untuk pulang kampung. Jangan meletakkan barang bawaan di atas tangki atau bagian depan motor karena bisa mengganggu keseimbangan dan penglihatan.

- Kalau ada, pasang aksesori motor pendukung yang nyaman dan aman. Misalnya boks tambahan di belakang motor atau boks di kanan kiri motor. Jika pun terpaksa berboncengan, 'boncenger' alias orang yang dibonceng harus berpakaian simple dan turut pula memakai perlengkapan safety. Ikuti juga irama tubuh pengendara yang membonceng agar tidak mengganggu konsentrasi pengendara. Ingat, roda dua hanya untuk dua orang, sangat tidak dianjurkan berboncengan lebih dari satu orang.

- Untuk faktor teknis, lakukan servis atau tune-up besar untuk mengembalikan kondisi motor Anda. Gantilah ban depan dan belakang jika kondisinya sudah menipis atau botak. Periksa tekanan angin ban sesuai standar dan keausan ban. Ban yang anginnya tidak sesuai akan menyebabkan jarak pengereman semakin panjang dan pengendalian menjadi tidak stabil saat menikung. Tekanan angin yang sesuai akan mengirit bahan bakar.

- Rem sangat vital. Periksa rem depan dan belakang apakah berfungsi secara normal atau tidak, khususnya rem depan karena lebih efektif untuk pengereman. Perlu diingat, fitur yang digunakan untuk mengendalikan dan menghentikan jalannya sepeda motor hanyalah rem.

- Untuk teknik pengereman, para biker harus tahu. Sangat penting untuk menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Rem depan harus dioperasikan sedikit lebih kuat dari rem belakang, karena rem depan lebih efektif daripada rem belakang. Perhatikan juga komponen fast moving. Jika komponen fast moving seperti kanvas rem, busi, filter bensin, bohlam-bohlam lampu sudah tidak berfungsi maksimal, sebaiknya diganti dengan yang baru.

- Posisi atau postur mengendarai motor juga penting karena berkaitan dengan keseimbangan saat mengendarai roda dua. Mata harus melihat jauh ke depan (ke arah yang hendak dituju) agar jarak pandang menjadi lebih luas. Posisi pundak harus santai dan rileks. Siku atau tangan sedikit meneku dengan santai, dan tangan memegang bagian tengah dari gas tangan di mana Anda dapat dengan mudah untuk mengoperasikan handle rem atau kopling dan saklar.

- Posisi duduk harus dibuat semudah mungkin, agar Anda dapat mengoperasikan stang, kemudi dan rem dengan mudah. Untuk lutut, secara ringan menekan tangki bahan bakar (tipe sport). Pada kaki, letakkan bagian tengah telapak kaki Anda pada sandaran kaki, dan jari kaki menghadap ke depan. Sementara ibu jari kaki secara ringan berada di atas pedal rem dan pedal gigi.

- Untuk pandangan, kaca spion harus diatur dengan benar guna mendapatkan pandangan yang lebih luas. Sangat penting untuk melihat kaca spion dan mengecek langsung kondisi di sekitar pengendara.

- Pastikan juga lampu-lampu dalam keadaan baik. Pastikan lampu sein, lampu rem dan lampu depan berfungsi dengan baik. Lampu sein dan lampu rem digunakan sebagai tanda bagi pengguna jalan yang lain untuk mengetahui tujuan Anda, karena motor berbagi jalan dengan pengguna kendaraan lain, seperti pengemudi mobil, sepeda dan pejalan kaki.

- Ketika berada di jalan, gunakanlah jalur kiri dan hati-hati dengan kemunculan kendaraan yang datang mendadak dari arah yang berlawanan. Jangan berkendara sepanjang sisi kanan jalan meskipun tidak ada kendaraan lain dari arah yang berlawanan. Mengemudikan motor di sebelah kanan jalan akan menyebabkan tabrakan yang dapat mengakibatkan luka serius atau bahkan kematian.

- Begitupula ketika berpindah jalur. Ketika Anda hendak berpindah jalur, sangat penting memberi tanda ke arah yang Anda tuju bagi pengendara lain dengan menyalakan lampu sein 3 detik sebelumnya. Pengendara juga harus memperhatikan kaca spion, terutama melihat kendaraan di belakangnya sebelum berpindah jalur.

- Bagaimana ketika melewati persimpangan jalan? Ketika belok ke kiri atau kanan di persimpangan, sangat penting untuk menyalakan lampu sein 30 meter sebelum mendekati persimpangan tersebut untuk memberikan tanda arah yang hendak Anda tuju kepada pengguna lain. Sebelum berpindah jalur, pastikan kondisi keamanan dan keadaan lalu lintas di sekitar Anda. Jangan hanya melihat kaca spion, karena kaca spion memiliki keterbatasan pandangan.

- Ketika berkendara, Anda juga harus hati-hati dan mengantisipasi rintangan di jalan. Batu, pasir, kerikil, tanah atau lumpur membuat permukaan jalan sangat licin dan dapat menyebabkan sepeda motor tergelincir dan jatuh. Untuk itu, hindari dengan mengurangi kecepatan, terutama saat berada pada permukaan jalan yang baik ke arah permukaan jalan yang buruk. Hindarilah berbelok terlalu patah, dan pengereman terlalu keras saat melalui jalan dengan kondisi seperti ini.

- Waspadalah terhadap lubang di jalan, dan selalu untuk melihat permukaan jalan di depan Anda karena ada beragam bentuk lubang di permukaan jalan, dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan.

- Pejalan kaki yang menyeberang jalan juga harus diperhatikan. Ketika naik motor, pengendara motor tidak harus selalu hati-hati dengan pengendara yang lain, tapi juga perilaku pejalan kaki dan hewan.

- Ketika berkendara di malam hari, sinar lampu depan motor juga memiliki keterbatasan penyinaran pada malam hari, karena itu tetap tingkatkan kewaspadaan.

- Sebaiknya berhentilah setiap 2 - 3 jam sekali untuk beristirahat. Berhentilah jika merasa lelah dan ngantuk. Manfaatkan waktu istirahat Anda dengan mengisi bahan bakar, shalat atau merenggangkan otot-otot tubuh. Manfaatkan waktu istirahat antara 15 - 30 menit

- Patuhilah rambu-rambu lalu lintas, dan jangan lupa bawa surat-surat kendaraan, SIM dan STNK demi kenyamanan Anda berkendara.

Semoga Anda selamat sampai tujuan di kampung halaman, dan merayakan hari kemenangan bersama keluarga. SELAMAT MUDIK 🙂

Mata Rantai Kecelakaan Sepeda Motor

Kecelakaan bisa terjadi karena beberapa faktor yang berkembang menjadi situasi yang membahayakan. Seperti satu rantai yang terkait, satu faktor dengan yang lainnya bisa mengantarkan pengendara motor pada bahaya.
Mata Rantai Kecelakaan Sepeda Motor
Bahaya ada dimana-mana, seperti dari faktor jalan, lingkungan dan lain-lain. Beberapa faktor bisa menyebabkan masalah yang berujung pada kecelakaan. Namun, ada kalanya satu faktor saja sudah bisa membahayakan Anda. Motorcycle Safety Foundation (MSF) mengenalkan istilah crash chain atau rantai kecelakaan. Serangkaian faktor yang saling berhubungan yang menjadi penyebab kecelakaan.

Faktor-faktor tersebut adalah:

1.Rider (pengendara)
2.Fatigue (kelelahan)
3.Skill Level (tingkat kemampuan pengendara)
4.Inattention (kurang perhatian)
5.Speed too fast (kecepatan motor terlalu cepat)
6.Motorcycle (sepeda motor)
7.Tire Condition (kondisi ban)
8.Suspension (suspensi)
9.Other traffic (kondisi lalu lintas)
10.Congestion (kemacetan)
11.Intersection features
12.Inattentive driver (kelalaian pengendara)
13.Road and environment (jalan dan lingkungannya)
14.Road curve (belokan)
15.Glare (cahaya matahari)

Pengendara yang baik bisa mengetahui apa yang terjadi di sekitar mereka. Pengendara yang baik juga bisa mengambil tindakan untuk meminimalkan faktor resiko dan menjaga keselamatan. Putuskan rantai kecelakaan. Menghilangkan salah satu faktor saja sudah bisa mencegah kecelakaan. Namun, akan lebih baik untuk mengelola resiko dengan mempertahakan faktor resiko seminimal mungkin.

Posted from Vegalovers Pro for Android

Prepare Motor Untuk Mudik Lebaran 2013

Menjelang mudik, tentu ada banyak hal yang harus Anda persiapkan dan yang tak boleh terlewatkan adalah mempersiapkan motor yang jadi kendaraan untuk Anda mudik. Ingat, Anda akan bepergian dalam jarak tempuh yang jauh belum lagi ditambah jalanan yang ramai dan macet. Motor harus dalam kondisi prima!
Prepare Motor Untuk Mudik Lebaran 2013
Ada lima hal yang harus diperhatikan saat mempersiapkan motor untuk mudik, yaitu:

1.Oli Motor akan menempuh perjalanan jauh sehingga Anda wajib mengganti oli untuk mengoptimalkan kinerja mesin.
2.Roda Sebaiknya kembalikan ban dan pelek ke ukuran standar agar lebih nyaman saat berkendara. Ganti rantai jika sudah renggang dan gigi gear sudah tajam.
3.Ban Untuk menempuh perjalanan jauh disarankan untuk mengganti ban dalam dan ban luar untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan licin. Jangan lupa perhatikan tekanan ban. Tekanan angin sebaiknya 28 psi untuk ban depan dan 32 psi untuk ban belakang.
4.Rem Sebaiknya ganti kanvas rem untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
5.Cek semua lampu motor, dari lampu depan, belakang dan juga lampu sen. Nyalakan lampu depan sepanjang perjalanan agar pengendara lain bisa melihat Anda. Terakhir, jangan menunda-nunda membawa motor ke bengkel.
6.Lakukan perawatan minimal 7 hari sebelum Anda mudik sehingga ada punya waktu jika motor mengalami kerusakan yang lebih parah dan perlu ditinggal di bengkel untuk perbaikan. Selamat mudik!

Posted from Vegalovers Pro for Android

Tips Berkendara Aman Saat Malam Hari

Mengendarai motor saat malam hari sepertinya lebih menyenangkan. Tidak silau, lebih sejuk dan biasanya lebih sedikit kendaraan. Namun, berkendara pada malam hari justru lebih berbahaya!
Tips Berkendara Aman Saat Malam Hari
Kecelakaan yang menimpa pengendara motor biasanya terjadi karena pengemudi lain tidak melihat motor yang ada didepannya. Risiko kecelakaan tersebut meningkat saat malam hari karena selain Anda tidak terlihat oleh pengendara lain, penglihatan Anda juga tidak sebaik saat siang hari. Tenang… masih ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk meminimalkan risiko kecelakaan sehingga Anda bisa pulang dengan selamat sampai di rumah.

1. Mudah dilihat. Jaket kulit hitam yang Adan pakai memang tampak keren jika dipakai saat mengendarai motor. Namun saat malam hari, warna jaket yang hitam akan menyatu dengan kegelapan malam. Kenakan jaket berbahan flourescent sehingga sehingga jika ada sinar menimpa jaket tersebut warnanya akan berpendar dalam gelap. Sebaiknya kenakan juga celana, sarung tangan, dan helm dengan warna terang atau memiliki bagian yang bisa memantulkan cahaya. Sebagai tambahan, pilih stiker flourescent saat Anda menghias motor.

2. Mudah melihat. Setelah memastikan bahwa pengendara lain bisa melihat Anda, pastikan Anda juga bisa melihat pengendara lain yang ada di jalan. Biasanya agar tidak silau saat mengendara siang hari Anda memberi lapisan pada helm. Seperti memakai kacamata hitam, lapisan tersebut melindungi mata dari terik sinar matahari. Namun, saat keadaan semakin gelap Anda jadi lebih sulit melihat. Anda perlu pilih-pilih helm yang tepat. Sudah banyak variasi helm dengan lapisan yang lebih adaptif sehingga tetap terang saat malam hari. Saat ini bahkan ada helm yang dilengkapi dengan kacamata hitam sehingga anda tidak silau di siang hari dan bisa melihat jelas pada malam hari.

3. Perluas pandangan. Dengan menyesuaikan sudut lampu sorot atau lampu jarak jauh, Anda bisa meningkatkan penglihatan lebih baik di jalan. Anda jadi bisa melihat lebih jelas jika ada bahaya di depan. Hindari menganti lampu sorot dengan lampu neon. Cahayanya mungkin lebih terang, tapi lampu tersebut menyilaukan mata pengemudi lain yang berpapasan dengan Anda.

4. Cek lampu-lampu kendaraan. Sebelum berkendara pastikan lampu depan, belakang, rem dan lampu sen Anda berfungsi. Saat malam hari lampu rem dan sen jadi petunjuk bagi pengendara lain mengenai tindakan apa yang akan Anda lakukan, apakah Anda akan berhenti atau mau belok. Hindari juga modifikasi yang menyalahi aturan, seperti menganti lampu belakang yang biasanya berwarna merah dengan warna putih. Hal ini bisa membuat bingung pengendara lain.

5. Jaga jarak. Jika saat siang hari Anda biasanya 1-2 detik di belakang kendaraan yang ada di depan, saat malam hari usahakan Anda berada 3-4 detik di belakang. Tidak membututi dari dekat kendaraan yang ada di depan Anda juga membuat Anda mendapat pemandangan yang lebih luas. Selain itu, saat melintasi jalanan yang gelap akan lebih aman jika Anda mengendarai lebih lambat untuk memberikan kesempatan bermanuver atau merespon bahaya yang ada di jalan.

Posted from Vegalovers Pro for Android

Tips maksimalkan kinerja rem cakram motor

Rem cakram pada motor merupakan salah satu piranti penting untuk meningkatkan keamanan pengendara. Oleh karena itu, bagian yang satu ini perlu mendapat perawatan ekstra. Agar rem cakram bisa bekerja maksimal (pakem) maka perawatan dilakukan secara berkala.
rem cakram
Biasanya pengecekan berkala sistem pengereman sistem cakram dilakukan 6 bulan sekali. Pengecekan berkala ini tidak terlalu rumit dan bisa dilakukan sendiri di kamar rumah.

Perangkat yang perlu dipersiapkan adalah obeng min (-), kunci L ukuran 5, kunci pas, sikat kawat, ampelas dan minyak rem DOT 3 atau DOT 4.

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu lepaskan dua baut pada kaliper dengan menggunakan obeng min (-). Lalu baut L berfungsi sebagai baut sliding untuk melepas kampas rem. Selanjutnya lepas kaliper dari cakram dengan membuka baut dengan kunci pas.

Bila semua sudah dilakukan, periksa piston yang ada di kaliper. Apabila terdapat debu pada piston sebaiknya anda bersihkan dengan menggunakan sikat kawat. Setelah bersih maka teteskan oli untuk mempermudah gerakan piston.

Setelah selesai, periksalah kaliper dengan seksama semisal ada bagian yang terkena karat. Untuk memastikan kaliper berada dalam kondisi yang bersih, letakkan sejenak di atas handuk atau kain yang lembut agar benar-benar kering.

Jika kampas rem sudah tipis, secepatnya ganti dengan yang baru agar lebih aman. Jangan lupa untuk mengecek minyak rem yang terdapat pada master rem. Bila isinya berkurang tambahkan dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4.

Pastikan dengan seksama baut penahan kampas. Seiring dengan usianya, komponen ini kerap mengalami kerusakan. Kalau ada kerusakan sebaiknya diganti. Demikian pula dengan piringan (disc), pastikan permukaan piringan tetap rata. Jika tidak, akan membuat motor terasa slip saat mengerem.

Untuk mengatasi yang satu ini, hanya bengkel yang bisa mengatasinya. Setelah semua oke, pasang kembali semua komponen-komponen seperti semula. Jangan lupa melakukan test sejenak pada rem tersebut.

Semoga bermanfaat 🙂

Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan

Lama ya tidak update postingan..? (padahal baru seminggu) Maklum aja Gan,kebanyakan kerjaan jadi gak sempet ketik. 😉
Tulisan kali ane ikut nyumbang tentang betapa pentingnya keselamatan berlalu lintas dijalan raya.
Mungkin semua dari kita sudah tahu, semboyan Polri yang baru. “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan”.
Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan (1)
Terdengar indah, namun apakah kita tahu apa arti dari kalimat “keselamatan sebagai kebutuhan”. Kalimat itu bukan hanya mengatakan keselamatan dibutuhkan oleh kita. Kalau hanya itu semua orang juga tahu.
Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan
Bagi Ane, arti kalimat itu adalah pos keselamatan tidak lagi dikesempingkan. Bicara berlalu lintas. Motor adalah kebutuhan. Kita membeli motor untuk dapat mencapai suatu daerah dengan mudah. Apa pertimbangan dalam membeli motor. Tentunya pertimbangan dalam membeli motor adalah kebutuhan kita. Jenis motor (moge, bebek, skuter), warna, merk (yamaha, honda, bajaj) dan harga adalah pertimbangan kita dalam membeli motor. Nah tambahkan 1 lagi, menjadi jenis motor (moge, bebek, skuter), warna, merk (yamaha, honda, bajaj), harga, dan keselamatan. Itulah maksud Ane, ada tambahan pos pertimbangan keselamatan dimanapun dalam pengambilan keputusan. Kebutuhan keselamatan ini dapat dipertanyakan di pertimbangan lain.

-Jenis motor apa yang paling aman?
-Warna motor apa yang paling aman?
-Harga motor apa yang menjadi standar keamanan?
-Merk motor apa yang mengutamakan keselamatan pengendara dan penumpang?
* Pembahasan di atas mengabaikan kebutuhan lain seperti gaya, hemat, kecepatan motor, dll dan hanya sebagai contoh saja.

Sesuudah itu dalam sehari-hari akan muncul pertanyaan, apa yang saya perlukan untuk kebutuhan keselamatan dalam mengendarai motor sehari-hari?

Apa saya akan memodifikasi motor saya? Ada dua kebutuhan yang bertarung yaitu kebutuhan saya disebut gaya dan ngetren dan kebutuhan keselamatan desain motor
Standar apa yang saya harus beli untuk kebutuhan keselamatan? helm, sarung tangan dll
Service motor dan jadwal service juga harus diatur
Dari pembahasan diatas, intinya selama Anda hanya berucap bahwa anda tidak akan ngebut dan menaati tata tertib lalu lintas. Itu belum cukup untuk membuktikan Anda mengutamakan atau memperhatikan kebutuhan keselamatan. Bagi Ane, kebutuhan keselamatan seperti suatu pos yang Anda harus siapkan dananya.

Bersambung..