Arsip Kategori: Social Media

Cari Wifi Gratis Di Kota Purbalingga

TegeanBlog.Com – Sudah sekitar sebulan ini, empat titik free WiFi dan enam CCTV terpasang di kawasan Alun-alun Purbalingga. Masyarakat yang berada di kompleks Alun Alun dapat menggunakan layanan gratis ini dengan cara menghubungkan perangkat ke akses poin @wifi.pbgWifi Gratis Di alun alun Purbalingga
Saran saya : Kalau bisa sih ada tempat duduk, biar lebih nyaman kalau akses internet menggunakan laptop, kalau sekedar menggunakan HP posisi seperti apa saja bisa. Selain tempat duduk, tempat berteduh juga penting. Jadi kalau hujan tetap bisa menikmati hujan sambil facebook-an, streaming youtube atau download sesuatu hihihi..

Iklan

Bus DAMRI, Mercedes Benz 0306 Hadir lagi dikota Bandung

“Mau bernostalgia dengan bis yang antar ke kampus dan sekolah kamu tahun 80an..? Segera hadir”.

TegeanBlog.Com – DAMRI adalah penyedia jasa angkutan tertua di indonesia. Beberapa hari yang lalu di sosial media Instagram ramai dengan postingan gambar sebuah bus mercedes benz 0306 yang sedang restorasi di bengkel.

Tapi sayangnya tidak dijelaskan secara rinci mesin apa yang akan digunakan pada bus restorasi tersebut.

Semoga saja dengan nostalgia lewat bus kota DAMRI seri lawas ini dapat membangkitkan kembali kenangan manis tentang kota Bandung.

Hai mblo? jangan datang ke taman ini sendirian ya..

Taman bunga di wilayah Purbalingga menjadi daya tarik baru yang sedang digandrungi wisatawan muda. Dalam sepekan kunjungannya bisa mencapai 1.000 orang.

Nah, di Purbalingga ada dua taman yang kunjungannya sedang meroket.

1. Taman Cinta Talegening,
di Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari yang berlokasi di tepi Jalan Raya Purbalingga – Pemalang.
Taman Cinta Talagening, Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari Purbalingga
2. Kutabawa Flower Garden,
di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, sekitar 15 kilometer ke arah utara Kota Purbalingga.
Kutabawa Flower Garden di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga
Di Taman Cinta Talagening, pengelola desa wisata menghias taman bunga dengan ornamen yang yang disuguhkan semuanya bernuansa cinta atau kasih dengan simbol hati. Mulai dari pernik-pernik yang digantung, bentuk kolam, pijakan ditengah kolam, hingga jalan masuk di antara taman hampir semuanya berbentuk simbol hati.

Tak hanya itu, warnanya pun terlihat cerah, ada merah, kuning, putih, biru, pink dan warna lainnya. Seakan ingin menggambarkan suasana hati yang sedang kasmaran. Di objek wisata seluas 2.000 meter sangat cocok unutk anak-anak muda yang sedang dirundung asmara. Pengunjung hanya perlu mengeluarkan uang Rp 3.000 per orang sebagai pengganti biaya perawatan.

Sebagai destinasi wisata baru di Purbalingga, taman ini belum bisa dibilang sepenuhnya sempurna. Namun, beberapa wahana yang sudah dibangun bisa dimanfaatkan untuk swafoto dan memanjakan mata.

Dilokasi wisata yang kedua, Kutabawa Flower Garden juga sedang . Meski masih dalam tahap pengerjaan, foto-foto yang beredar menjadi tren di media sosial dan mengundang penasaran masyarakat. Di taman ini tidak kurang dari 18 jenis bunga dengan simbol hati sebagai ornamen pelengkap. Tidak main-main, bibitnya langsung didatangkan dari Bandung.

Dedi Kurniawan, Pemilik Kutabawa Flower Garden mengaku terinspirasi dari Taman Begonia di kawasan Lembang, Bandung. Walaupun milik pribadi, Dedi menginginkan agar masyarakat desa sekitar juga dapat merasakan keuntungannya. Rencananya nanti akan dibangun wahana anak-anak dan villa di sekitar lokasi taman.
Tiket masuk objek wisata ini juga relatif murah, hanya Rp 5000. Pengunjung bisa berjalan-jalan di area sekitar taman yang didominasi bunga berwarna merah dan kuning sembari berfoto ria dengan orang tercinta tentunya.

Apa yang Kamu Lakukan Saat Terjebak DiLampu Merah?

Cerita Pengendara motor dan lampu merah adalah sebuah kisah cinta yang menjengkelkan. Meskipun lampu merah fungsinya untuk mengatur arus kendaraan di persimpangan jalan, keberadaannya bagi sebagian orang dirasakan sangat mengesalkan. Terutama bagi mereka yang sedang kebelet terburu-buru mengejar waktu. hihihi..

Memang sih, ada saat-saat tertentu di mana orang-orang akan berkelahi dengan waktu, seperti terlambat ke sekolah atau kampus, mengantar isteri yang akan melahirkan, mengejar jambret yang merampas tas, atau menjemput gebetan sang pujaan hati.

Kadang jika dilihat seksama, saat berada di barisan sekitar lampu lalu lintas yang sedang berwarna merah, akan selalu ditemukan beberapa tipe pengendara motor yang terkadang membuat geleng-geleng kepala atau membuat kita senyum-senyum sendiri :mrgreen:

1. Tipe “Sabar Disayang Tuhan”.

sabar di lampu merah
Mari kita berikan ucapan “Salut” dan aplaus untuk tipe pengendara seperti ini. Tipe ini akan tetap menunggu sabar saat lampu lalu lintas bersinar merah. Meski sedang terburu-buru, dengan wajah ramah, mereka sama sekali tidak menunjukkan ekspresi kesal meski berpanas-panas ria di bawah terik mentari di bawah lampu merah. Bagi mereka, sabar adalah bentuk kewarasan dan kedewasaan.

2. Tipe “Mata Belang Jelalatan”.

lampu merah
Ya, tipe pengendara ini akan menggunakan kesempatan selama beberapa menit mendesak ini untuk melakukan penyegaran mata. Saat berhenti, mata mereka akan bergerak ke sana-ke mari mencari pemandangan menarik. Saat melihat sosok yang didambakan, tipe ini akan memperhatikan seksama sosok tersebut sampai bosan. Kesempatan ada di mana-mana. Merupakan kesalahan besar jika kesempatan tersebut disia-siakan, kata mereka.

3. Tipe “Pamer Klakson”.

klakson di lampu merah
Sudah jelas, tipe pengendara ini memiliki karakter yang tidak sabar dan cenderung emosional. Mereka akan mudah tersulut emosi saat lampu lalu lintas berwarna merah dalam waktu yang lama, apalagi melihat pengendara lain di depannya tidak kunjung jalan saat lampu sudah berwarna hijau. Mereka akan menekan klakson keras-keras sembari mengeluarkan kata-kata kasar yang menakutkan.

4. Tipe “Ahli Terobos”.

terobos lampu merah
11-12 dengan tipe “Pamer Klakson” yang sama-sama tidak sabar, tipe ini akan langsung menerobos barisan pengendara di depannya meski lampu lalu lintas belum berwarna hijau. Tentu saja, tipe pengendara ini akan membahayakan pengendara lain yang lewat dari arah berseberangan dengannya.

5. Tipe “Rajin Hitung Mundur”.

menunggu lampu merah
Tipe pengendara ini akan selalu melihat dengan seksama angka-angka hitungan mundur di atas lampu lalu lintas tanpa sekalipun menengok kiri-kanan. Karena fokusnya saat itu hanya angka-angka yang bergerak mundur. Dan ketika waktu hitungan hampir habis, tipe pengendara ini akan melesat di barisan pertama melintas perempatan jalan raya dengan kecepatan tinggi.

6. Tipe “Always Update”.

update status di jalan
Bagi tipe pengendara seperti ini, daripada bosan menunggu lampu merah, biasanya mereka selalu menggunakan kesempatan luang ini untuk menulis status terbaru dengan kata-kata yang sengaja dilebaykan agar mendapat perhatian orang banyak. “Duh, udah panas, lampu merah lama, lapar, baru diputusin pacar, lengkap sudah penderitaanku hari ini,” tulisnya.

7. Tipe “Putar Balik Fakta”.

putar balik
Daripada menunggu lama, daripada panas-panasan, daripada menerobos, tipe pengendara ini akan mengambil jalan pintas dengan berputar arah kembali ke posisi awal dan lebih memilih jalan lain yang lebih aman. Atau ada juga yang mengambil arah kiri, lalu berputar arah mengikuti arus dan dengan leluasa menuju ruas jalan yang dikehendakinya.

Pesan dari artikel ini : “Jangan jadikan lampu merah sebagai hambatan, namun jadikan lampu merah sebagai peringatan dan imbauan agar berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.”

Saat-saat istimewa, Naik Motor bareng Kekasih

Kemacetan yang menjamur di kota-kota besar membuat pengguna motor semakin lama semakin bertambah banyak. Kamu mungkin merasa iri ketika sepasang kekasih keluar dari dalam mobil, sedangkan kamu hanya naik motor untuk pergi kemana-mana. Namun jangan dikira, naik mobil dengan pacar pasti lebih asyik daripada sepeda motor.
Apalagi untuk kamu yang pacaran naik motor, kamu pasti akan mengalami sensasi lain dibandingan naik mobil, Karena pacaran dengan naik motor justru lebih romantis daripada naik mobil.

pacaran naik vespa

Kamu yang pacaran naik motor, ngaku atau gak, pasti pernah merasakan hal-hal di bawah ini saat pacaran.

1. Pakai helm atau jaket kembar.
Helm atau jaket kembar adalah hal utama dalam masa pacaran naik motor. Entah itu kembar warnanya saja, kembar motifnya saja sampai kembar semuanya pasti pernah kamu jajal. Kalaupun mungkin kamu tidak pernah mencoba memakai helm atau jaket kembaran, kamu pasti sering melihat banyak pasangan lain yang melakukannya saat kamu di jalan.

2. Berteduh bersama karena hujan. Ada sih jas hujan, tapi sengaja gak dipakai biar bisa lebih lama sama-sama.
Salah satu kendala bagi pengendara motor tentu adalah hujan. Saat hujan turun, kamu dan pacarmu pasti akan lebih memilih untuk berteduh di depan toko daripada melanjutkan perjalanan agar bisa menghabiskan waktu bersama lebih lama. Walaupun kamu tahu bahwa kamu membawa jas hujan, kamu akan lebih memiilih untuk tidak menggunakannya karena hanya ada satu jas hujan.

3. Jika motor mogok, kalian akan seperti pasangan romantis dalam sinetron karena berjalan sambil menuntun motor bersama.anak langit
Adegan mendorong motor bersama jelas tidak bisa terlewat untuk dirasakan orang yang pacaran naik motor. Si cewek akan mendorong motor dari belakang sedangkan si cowok menuntun motornya sambil meletakkan tas ranselnya di dadanya. Pernah merasakan hal ini? Kalian lulus pasangan romantis.

4. Jadi bahan tontonan jomblo di lampu merah.
Nah, ini nih yang paling kelihatan dari orang pacaran naik motor. Saat kamu asyik bercanda dengan pacarmu, para jomblo akan menatapmu dengan tatapan membunuh dan pikiran, “Duh rapet banget, sih!”.

5. Waktu lewat rumah angker, cowok akan nakutin si cewek biar duduknya makin dempet.anak SMA pacaran
Secara sengaja atau tidak melewati rumah angker, cowok akan memberitahu ceweknya tentang asal usul rumah angker tersebut sehingga membuat ceweknya takut dan akhirnya duduk makin dempet. Modus-modus lawas seperti ini pasti tidak akan terlewat bagimu yang pacaran naik motor, deh. Iyakan?

6. Kamu yang masih sekolah akan patungan buat beli bensin.
Karena masih sekolah dan belum menghasilkan uang sendiri, tidak jarang kamu mengajak pacarmu untuk patungan beli bensin. Si cewek akan dengan senang hati patungan agar bisa berangkat dan pulang sekolah bersamamu. Jangan berpikir ini hal yang memalukan, karena mereka yang melakukannya bahkan dengan senang hati menjalaninya.

7. Saat touring jarak jauh, si cewek bakal pijetin pundak cowoknya.
Pernah ngerasain yang satu ini? Karena si cowok mengeluh kelelahan, si cewek akan menghibur dengan memijat pundak cowoknya. Adegan ini romantis sekaligus lucu, ya?

8. Sering dapat klakson dari motor/mobil di belakang karena lajumu yang pelan.
Kamu yang pacaran naik motor tidak jarang akan ngobrol banyak hal di atas motor. Hal itu menyebabkan lajumu menjadi lambat dan kamu akan mendapat protes dari motor/mobil di belakangmu karena jalanmu yang terlalu lambat. Setelah berhasil melewatimu, kamu akan mendapat lirikan maut dari mereka. Pernah gak?

9. Touring ke luar kota jadi tidak terasa jauhnya.
Berbeda dengan touring naik motor bareng teman atau keluarga, touring naik motor bareng pacar tidak akan terasa jauh. Gimana mau ngeluh capek, kalau sama pacar coba? Kamu pasti betah berlama-lama. Apalagi yang baru pacaran, jangankan di jalan setengah hari, satu hari aja dibela-belain!

10. Cowok curi-curi pandang lewat spion dan ketahuan sama ceweknya.
Suatu kali kamu pasti pernah memergoki cowokmu mencuri pandang untuk melihatmu di kaca spion dan kemudian kalian tertawa bersama. Si cowok akan menyangkal dan berpura-pura tidak tahu lalu si cewek akan mencubit pinggang cowoknya agar mengaku.

Walau terkesan lebay dan geli saat membacanya, ngaku atau tidak kamu yang pacaran naik motor pasti pernah mengalami salah satu hal di atas, kan? Suka duka naik motor ini pasti lebih banyak sukanya karena kamu menjalaninya dengan orang yang kamu sayangi.

Mendoan Raksasa, Kuliner Khas Banyumasan

Mendoan raksasa? Apa yang terpikir di benak Anda ketika mendengar kata mendoan raksasa? Apakah mendoan yang diberikan untuk mahluk raksasa?

Mendoan raksasaHmm… Sama sekali bukan. Mendoan raksasa adalah makanan khas Banyumas dan sekitarnya, sama seperti mendoan pada umumnya, hanya saja ukurannya besar atau dibilang raksasa. Bagaimana tidak raksasa, ukuran mendoan ini panjangnya 30 cm dan lebarnya 20 cm. Bayangkan penggaris milik anak-anak yang umumnya memiliki panjang 30 cm. Ya sepanjang itu ukuran mendaoan raksasa.

Adalah Sarwono (38), yang biasa dipanggil Kang Sarwono, yang mempopulerkan mendoan raksasa. Pria asal Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap ini, pertama kali membuka warung mendoan raksasa di Klampok, Kabupaten Banjarnegara.
Warung mendoan raksasa di Klampok ini pernah masuk dalam liputan kuliner berbagai televisi swasta. Kini, berkat keuletannya, usaha pria yang pernah menjadi TKI di Taiwan ini sudah memilki beberapa Warung Mendoan Raksasa dengan feanchise. Antara lain ada di Slawi, Cilacap, dan Jakarta. Tak lupa nama warungnya diembel-embeli kuliner Plat R (tanda nopol kendaraan eks Karesidenan Banyumas), sebagai tanda makanan mendoan berasal dari bumi panginyongan.

Kang Sarwono sendiri kini fokus di warung mendoan raksasa di Purwokerto, yakni di sebelah timur patung kuda bundaran RSUD Margono, taman Satria Purwokerto. Warungnya buka setiap hari hingga pukul 23.00. Kang Sarwono sendiri yang menunggui dan melayani pembeli di situ. Menu yang tersedia di warung mendoan raksasa yakni mendoan raksasa, mendoan buaya, mendoan semut, nasi macan, minuman seperti kopi dan teh poci. Anda bisa memesan mendoan raksasa yang digoreng utuh, atau minta dipotong-potong sebelum digoreng.

Bumbu yang dipakai Kang Sarwono dibuat sendiri dan tidak menggunakan penyedap rasa atau metsin. “Saya berusaha menyajikan makanan sehat dengan bumbu rempah-rempah tanpa penyedap rasa”, kata Kang Sarwono.

Bumbu yang diracik ia tumbuk dengan alat tradisional, tidak menggunakan blender. Ketumbar, bawang putih, kunyit, kemiri, dan garam dengan ukuran tertentu ia tumbuk di ‘lumpang’ dengan kayu. “Ini kuliner lokal sehingga harus unik. Bikin bumbunya pun tidak pakai blender tapi ditumbuk, supaya lebih menyatu”, tambahnya.

Bumbu yang sudah ditumbuk itu kemudian diserai sampai kering agar awet tanpa bahan pengawet. Bumbu ini yang nantinya dikirim ke warung mendoan raksasa di luar kota. Oh ya bumbu ini nantinya yang akan dimasukkan dalam adonan tepung untuk menggoreng mendoan.

Untuk mendoan yang dikirim keluar kota, Kang Sarwono mengirimnya dengan jadwal untuk digoreng pada hari tertentu. Tempe mendoan itu dibuat oleh saudaranya, tentu dengan arahannya agar mendoan bisa tetap utuh jika digoreng dalam lembaran raksasa.

Satu mendoan raksasa yang sudah matang harganya cukup murah, hanya Rp 6 ribu. Mendoan dengan nasi yang ditaruh di atas mendoan pun masih terjangkau, hanya Rp 10 ribu.

Mendoan raksasa Kang SarwonoPenasaran dengan mendoan raksasa? Coba deh datang ke Taman Satria Purwokerto atau Anda yang tinggal di Cilacap datang ke Jl. Katamso. Yuk ah.. dijamin maknyuss…

Sensasi Menapaki Bukit Mertelu yang Ayu

Geliat pengembangan Desa Wisata bagaikan jamur yang tumbuh di musim hujan. Kehadiran obyek wisata seakan telah merubah desa yang semula sepi dan jauh dari jangkaun para pemburu wisata, sekarang seakan telah menjadi obyek wisata alternatif yang mudah dijangkau baik jarak tempuh maupun biayanya.

Tidak terkecuali Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, yang terletak di ujung barat berbatasan dengan Desa Serang, Kecamatan Karangreja, mempunyai potensi wisata yang tidak kalah dengan obyek wisata desa lain.

Secara geografis, letak Desa Sangkanayu terletak pada ketinggian 900-an meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian itulah, hawa di sekitar desa tersebut cukup sejuk dan segar. Obyek wisatanya berupa bukit yang dinamai “Bukit Mertelu”, yang merupakan puncak perbukitan di antara bukit di sekitarnya.

Dinamakan Bukit Mertelu, karena di daerah tersebut ada tiga areal perbukitan yang ada di sekitarnya.Sensasi Menapaki Bukit Mertelu yang Ayu

Areal Bukit Mertelu merupakan daerah kawasan Perhutani yang dikelola oleh sekelompok warga masyarakat desa yang peduli dengan potensi wisata dari bukit tersebut. Sekelompok warga masyarakat bekerja sama dengan pihak Perhutani, akhirnya melaksanakan kerja sama dalam pengelolaannya.

Bentuk kerjasama antara masyarakat desa dengan pihak Perhutani patut diapresiasi, karena kedua belah pihak sama-sama diuntungkan. Prosentase pendapatan yang diperoleh dari hasil ticketing kunjungan wisata dibagi dua, yakni 60% untuk pihak Perhutani dan 40% untuk pihak pengelola dari desa.

Perjalanan ke Bukit Mertelu nan ayu, rutenya melalui jalan kabupaten yang menuju ke arah Serang dari arah selatan (Kecamatab Mrebet). Masih di Desa Sangkanayu menuju Serang, ada plang ke kanan yang menunjukan ke arah Bukit Mertelu. Sesampai di areal parkir kendaraan, maka para pengunjung masih naik ke atas bukit kurang lebih 1,5 km agar sampai ke puncaknya. Hmm … jauh juga ya.

Tapi, begitu sampai di puncak, pengunjung dapat leluasa menghirup udara yang sejuk dan segar, sambil menikmati berbagai fasilitas yang dapat digunakan. Bisa swafoto (selfi) dengan berbagai pose dan gaya.

Di puncak bukit tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan hamparan bukit dan dataran rendahnya yang sungguh menawan. “Wah sungguh luar biasa indahnya pemandangan di Bukit Mertelu ini,” ujar Yani salah satu pengunjung, sambil menikmati hamparan pemandangannya.

Yuk-Wisata-ke-Purbalingga-1024x186Penasaran dengan Bukit Mertelu? Silahkan berkunjung saja ke Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Purbalingga.

Guru SD Cantik Nyambi NgeMC-in Burung

TegeanBlog.Com – Hai tegeanmania, masih ingatkah dengan Bu Mawar? (Guru SD cantik yang pernah saya tulis 4 tahun lalu di blog ini) kalo belom mampir dulu yuk? Klik Disini

Akhir-akhir ini beliau sering dipanggil ke beberapa event lomba burung (tapi bukan ikutan lomba/main burung loh). Kalau dulu disibukkan dengan aktifitas modeling dan fotografi, Bu Guru Cantik ini sibuk dengan bakat yang terpendamnya yakni Nyanyi dan NgeMC.

Mau lihat video dan dengar suaranya saat nyanyi? klik : https://youtu.be/-ao7pdkpRuA

Foto bersama panitia

Sudah puluhan event dia tangani, sehingga Bu Guru Cantik ini sangat sibuk saat akhir pekan tiba. Selain fisik dan penampilan yang oke punya, ternyata Bu guru Cantik ini masih Jomblo loh.. #ehh 
Jadi gimana? Jika berminat untuk mengundang beliau untuk NgeMC di acara atau event anda silahkan hubungi Admin untuk mendapatkan nomer telp, pin BBm, atau via WhatsApp.

Bonus Pict :

Bu Guru berAksi
Menunggu Panggilan

Nikmatnya SoP Rawon Mbak Lily

TegeanBlog.Com – Weekend atau akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk wisata kuliner, kali ini admin nyobain menu hidangan dari SoP Rawon miliknya Mbak Lily di Jalan Jenderal Soedirman 156 Purbalingga (depan Dewi Foto). Apa aja sih menunya?

Hemm.. pilihan menunya menggoda selera, admin memilih paket  Sop Ayam dan Rawon Sapi. Sambil menunggu hidangan di meja, admin nanya2 ke pelayan yang ada. Dan ternyata, Menu yang dihidangkan disini menggunakan bahan utama dan bumbu rempah yang fresh. Untuk daging misalnya menggunakan daging pilihan, dan beli setiap pagi, sapi lokal Purbalingga. Sedangkan bumbu rempahnya,ndadak ngracik dan diolah sendiri saat akan dimasak.

Akhirnya, hidangan yang kami pesan hadir di atas meja. Penampilannya begitu menggoda. Uap tipis yang mengepul, memberikan aroma tersendiri, dan seketika membangkitkan nafsu makan. Kuah rawonnya tidak terlalu kental tak seperti nasi Rawon Surabaya yang hitam dan pekat.

Saat dicoba makan, ada sensasi tersendiri. Seperti ada perpaduan rasa gurih yang begitu kuat meninggalkan jejak enak di lidah dan menyamarkan aroma khas kluek yang memunculkan warna gelap pada kuah rawon.
Terakgir soal harga, menu makanan disini tak membuat kantong atau dompet kita kempes, seluruh daftar harga terpampang jelas di banner dindingnya..

Jadi, bila anda mau wisata kuliner dan ingin mampir ke SoP Rawon Mbak Lily tak perlu khawatir lagi soal harga dan rasanya. Dijamin puas deh.. apalagi kalo ada diskon di hari jumat, hihi..

*SoP Rawon Mbak Lily buka tiap hari mulai pukul 08.00-22.00 WIB. Untuk Purbalungga Kota bisa pesan atau delivery order via telp (0821)6580386 (minimal order 5 porsi) pesanan akan diantar ke tempat anda.

Sambel Knalpot, Pedesnya Nyoss Pisaann

TegeanBlog.Com – Berawal dari lomba Memasak sambel inovasi tingkat Provinsi mewakili Tim PKK kabupaten, walaupun belum dapat kategori tapi terus mengusik pikiran mas BANGUN WISMO untuk memproduksinya sendiri. Kini kreasi beliau hari demi hari mulai booming, SAMBEL KNALPOT KHAS PURBALINGGA tersedia aneka pilihan rasa.

  • IKAN ASAP
  • IKAN UCENG
  • TERI
  • UDANG ASIN
  • PETAI
  • JENGKOL
  • ORIGINAL.

Produk SAMBEL KNALPOT mendampingi produk kreasinya yakni ANEKA WEDANK dan JAMU GULA JAWA cap GUA LAWA khas asli PURBALINGGA.
Apa yang istimewa dari produk ini?
Mungkin pertanyaan diatas, ada dalam benak fikiran anda. Produk UMKM ini diproduksi dari bahan2 baku pilihan dan diolah dengan peralatan sederhana dan hygenis.

Memang produk rumah tangga ini belum terkenal, maklum produk lokal ini masih baru. Berbagai promosi kini mulai digalakkan lewat pameran produk, sosial media dan mendukung kegiatan sosial yang di promotori oleh ibuk2 ini.

Apakah setelah melihat dan membaca, anda jadu penasaran dengan produk sambel ini? Kalau iya, silahkan pesan dan hubungi saja nomer yang ada dibawah ini,O..iya produknya bisa dikirim lho..

Kontak : Bangun Wismo (082135839270)