Arsip Tag: tikungan tajam

Riding pake Safety Gear, Selain aman juga nambah keren lho..

Kecelakaan saat riding, siapa sih yang mau? Apalagi sampai cedera parah dan cacat. Semua orang pasti bilang “Iih.. amit-amit jabang bayik” yang artinya, jangan sampai deh terjadi dengan orang2 terdekat. He..he…
Berhenti di Luar Pintu Perlintasan Kereta
Setelah 2 minggu yang lalu ane kecelakaan, ane tersadar betapa pentingnya safety gear, entah itu jalan-jalan santai, maupaun lagi aktifitas kerja.

Nah, waktu kecelakaan kemarin, Hanya karena ane tak memakai sepatu standar riding (sepatu kets,red), Kaki kanan ane lecet2 dan bengkak gan. 😦 Ane pikir hanya riding jarak dekat ini (pulang kerja). Padahal kondisi badan belum 100% pulih dari sakit sebelumnya, waktu riding saat itu badan terasa ngambang, dan saat melibas tikungan dalam kecepatan motor sedang +/- 20km per jam, keseimbangan tubuh ane terasa aneh gan. Dan terjadilah Ndlosooooooorr.. sepatu sama celana ane Jian..Sobek Tenan!! :mrgreen:
Alhasil, saya kapok dan gak mau pake sepatu kets lagi
Setelah itu ane juga lebih hati2 lagi, untuk antisipasi kondisi jalan dan rider lain yang tak terduga, Ane punya standar perlengkapan keamanan pribadi saat riding gan.
Jika perjalanan 5-10 km perlengkapan wajib pakai :
1. Helm
2. Sarung tangan
3. Sepatu safety
4. Jaket
Dan bila perjalanan melebihi 10 kilometer, (misalnya mudik atau touring) selain perlengkapan diatas ada tambahan wajibnya lagi gan, yakni : knee protector, body protector, neck protector, dan celana khusus (anti sobek).
Ridding pake Safety Gear, Selain aman juga nambah keren lho
Buat ane, kecelakaan kemarin suatu hikmah dan peringatan dari Yang Maha Kuasa, betapa pentingnya keselamatan berkendara.

Terimakasih.. Ya Allah
Pink back to : Mas sayur. Lek Aziz, EngKong, Macan Tua, Mase, Jurig Kamera, Cicak Cerdas, Wong Ndeso, Mashar 2000, Kobayogas M Orong-orong Ipan Jomlis, Aa Ikhwan, cak iwb, wak haji taufik, Eyang Edo

Iklan

Review : Mudik Lebaran 2013

Tak terasa udah seminggu lebaran berlalu, segala aktifitas udah mulai lagi setelah libur lebaran, termasuk update blog ini πŸ˜‰
“Kembali ke Laptop” *niru gaya mas tukul BEM Trans7 πŸ˜†
Perjalanan arus mudik kemarin angka kecelakan menurun dibanding tahun lalu, namun korban meninggal akibat kecelakaan dijalan raya masih tinggi -/+ 719 orang *ngeri 😦
Dan yang paling mengagetkan ane, kecelakaan didominasi oleh pengendara motor.
lalu, apa yang menyebabkan kecelakan begitu banyak??
1. pengendara kurang sabar.
menerobos palang pintu lintasan kereta api
bagi pengendara yang belum pengalaman atau baru pertama kali mudik pake motor, mungkin kurang sabar menghadapi kemacetan yang panjang dan ingin ccepat sampai tujuan. ridingnya serobot sana-sini apalagi saat di perlintasan kereta, rasanya deg-degan bila melihat pengendara yang berada di depan pintu palang.

  1. fisik yang lelah dan ngantuk.
    Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat
    mengendarai kendaraan saat mudik itu perlu fisik dan stamina yang prima karna butuh konsentrasi yang tinggi dari perjalanan biasa, mudik sangat identik dengan kemacetan dimana saja dan kapan saja, jadi bila berkendara dalam kondisi lelah sangat rawan terjadi kecelakaan.
  2. kondisi dan beban motor
    mudik pake motor
    faktor ketiga ini, sang pengendara kurang memperhitungkan kondisi motor dan beban yang dibawa. bisanya pengendara membawa beban yang berlebih tapi tak diimbangi dengan kondisi motor itu sendiri. disaat rem mendadak maupun melibas tikungan dengan kecepatan sedang motor akan mudah oleng.

  3. faktor lingkungan dan jalan raya

saat perjalanan malam hari sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, karena kondisi jalan yang gelap dan relatip sepi, lumayan banyak pengendara yang memacu motornya dengan kecepatan tinggi bahkan kebut-kebutan 😦 , padahal jalan gak semulus sirkuit, lubang jalan ada dimana2.

Mudik pake motor memang asik jika dinikmati, kecelakaan bisa dihindari asal bisa menjaga disiplin diri kita sendiri. Nyawa hanya 1 dan bukan milik kita, selama masih ada niat, usaha dan do’a insyaalllah perjalanan akan selamat sampai tujuan.

Salam Vegalovers, MERDEKA!!!

Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Pantura dan Jalur Selatan

Sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di jalur ini antara lain 24 titik di jalur Pantura, tujuh titik di jalur tengah Purwakarta – Sumedang – Subang – Majalengka – Cirebon-Kuningan serta 19 titik di jalur selatan.
Titik Rawan Kecelakaan di Pantura
Titik rawan di jalur Pantura adalah diantaranya Jalan Johar KM 75, Jalan Tuparev KM 71 – 73 dan Pertigaan RMK (Jalan Ahmad Yani) KM 71 Karawang, Karanganyar, Jalan Jangga, Kiajaran dan Desa Limpas Indramayu. Kemudian Jalan Kalijaga dan Simpang Jalan Ahmad Yani Kota Cirebon, Srengseng Patokbeusi, Mundu Sari Pamanukan Subang, Susukan, Beber, Plumbon dan Pangenan Kabupaten Cirebon.

Sedangkan jalur rawan di jalur tengah Purwakarta – Sumedang – Majalaengka – Cirebon diantaranya Jalan Cijantung, Jalan Bungursari dan Cibatu Kab. Purwakarta, Cijambe dan Cicenang Kab. Subang, Jatiwangi dan Kadipaten Majalengka, Bandora Sawetan dan Jalan Raya Kuningan-Ciamis Kabupaten Kuningan.

Sementara itu 19 titik jalur rawan di selatan adalah jalur Ciloto, Cisarua Kabupaten Bogor- Padalarang, Cipatat Bandung Barat, Nagreg, Cijapati Bandung, Malangbong, Kadungora dan Leles Garut, Gentong, Ciawi Kab. Tasikmalaya, Jalan Raya Ciamis Kota Tasikmalaya.

“Pastikan kendaraan juragan dalam kondisi prima, Jangan paksakan mengendara dalam kondisi mengantuk,”

Khusus untuk juragan yang mudik pake motor dihimbau untuk tidak membawa barang bawaan yang berlebihan sehingga bisa mengganggu kesetabilan saat melaju.

Sekian, Sekilas Info-nya πŸ˜€

Info Mudik : Jalur Pantura Minim Lampu Jalan

Menurut info yang ane dapet, Jalur pantai utara (pantura) dan selatan Jawa (selawa) yang akan dilintasi para pemudik masih minim penerangan jalan umum. Lampu jalan di sepanjang jalur pantura dan selatan banyak yang rusak. 😦
penerangan jalan umum
Misalnya, Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. terdapat sekitar 200 titik penerangan jalan yang menggunakan energi matahari (solar cell), hampir separuhnya rusak dan perlu perawatan. πŸ’‘

Kondisi yang sama juga terjadi di jalur artenatif Cikamurang-Subang, Jawa Barat. Tidak ada satupun lampu penerangan jalan umum Pada malam hari, jalur yang melintasi perkebunan kayu jati ini sangat gelap banget.

Ketiadaan lampu jalan di jalur alternatif ini jadi rawan kejahatan, khususnya pada malam hari. Kepolisian pun melakukan pengamanan ekstra di jalur ini pada malam hari. Sampai menerjunkan satuan Penembak Jitu (sniper) Syereeeeeemmm

Jadi juragan yang mudik melintasi lokasi ini, harus waspada dan Hati-Hati khususnya saat perjalanan malam hari. Saran ane, sebaiknya lewat jalur yang lain saja. πŸ˜‰

Mudik Pake Motor, Harus Siap Lahir dan Bathin

Pemudik yang menggunakan sepeda motor dari tahun ke tahun jumlahnya meningkat tajam. Mudik menggunakan sepeda motor, apalagi beriringan, memang menyenangkan sekaligus juga berisiko tinggi jika tidak punya persiapan teknis dan fisik yang matang.
Info Mudik Aman Dan Nyaman (pake Motor)
Bagi Juragan yang tak punya pilihan lain selain menggunakan motor, keselamatan selama perjalanan tetap menjadi prioritas. karena biasanya musim mudik, banyak terjadi kecelakan terutama yang pake motor.
Berikut ini beberapa catatan penting bagi pemudik yang menggunakan motor:

- Melakukan pemanasan sebelum berpergian jauh sangat penting untuk menjaga keseimbangan pada waktu mengendarai motor. Pastikan tubuh dan mental dalam kondisi sehat dan siap untuk berkendara.

- Jangan meminum minuman keras sebelum mengendarai motor. Kondisi tubuh dan mental yang tidak sehat akibat pengaruh minuman beralkohol, termasuk mengonsumsi obat-obatan terlarang dapat mengurangi konsentrasi dan refleks pada saat berkendara dan sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

- Gunakan perlengkapan berkendara yang baik dan komplit. Pakailah pelindung kepala yang layak dan sesuai standar yang ditetapkan. Tali pengikat helm harus dipasang dan dikencangkan secara benar untuk mencegah helm terlepas atau terjatuh.

- Anda bisa memakai helm full face atau half face yang memenuhi standar keamanan, dan gunakan juga sarung tangan yang nyaman. Kalau dirasa perlu pakailah rompi penahan angin.

- Gunakan sepatu dan sangat tidak dianjurkan memakai sandal atau bertelanjang kaki ketika mengendarai motor. Sebab ketika berhenti, pengendara harus bertumpu pada kaki mereka untuk menjaga keseimbangan, sehingga cenderung kehilangan kestabilan yang memungkinkan terjadinya cidera.

- Pakailah jaket dan celana panjang  yang pas dan nyaman di tubuh, serta dirancang untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara

- Aturlah barang bawaan seefisien mungkin, sehingga tidak mengganggu Anda saat bermanuver. Jika Anda sendirian, tidak berboncengan, jok belakang bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang bawaan. Bawa tas ransel dengan ukuran tidak berlebihan, dan isi dengan pakaian atau perlengkapan pribadi secukupnya untuk pulang kampung. Jangan meletakkan barang bawaan di atas tangki atau bagian depan motor karena bisa mengganggu keseimbangan dan penglihatan.

- Kalau ada, pasang aksesori motor pendukung yang nyaman dan aman. Misalnya boks tambahan di belakang motor atau boks di kanan kiri motor. Jika pun terpaksa berboncengan, 'boncenger' alias orang yang dibonceng harus berpakaian simple dan turut pula memakai perlengkapan safety. Ikuti juga irama tubuh pengendara yang membonceng agar tidak mengganggu konsentrasi pengendara. Ingat, roda dua hanya untuk dua orang, sangat tidak dianjurkan berboncengan lebih dari satu orang.

- Untuk faktor teknis, lakukan servis atau tune-up besar untuk mengembalikan kondisi motor Anda. Gantilah ban depan dan belakang jika kondisinya sudah menipis atau botak. Periksa tekanan angin ban sesuai standar dan keausan ban. Ban yang anginnya tidak sesuai akan menyebabkan jarak pengereman semakin panjang dan pengendalian menjadi tidak stabil saat menikung. Tekanan angin yang sesuai akan mengirit bahan bakar.

- Rem sangat vital. Periksa rem depan dan belakang apakah berfungsi secara normal atau tidak, khususnya rem depan karena lebih efektif untuk pengereman. Perlu diingat, fitur yang digunakan untuk mengendalikan dan menghentikan jalannya sepeda motor hanyalah rem.

- Untuk teknik pengereman, para biker harus tahu. Sangat penting untuk menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Rem depan harus dioperasikan sedikit lebih kuat dari rem belakang, karena rem depan lebih efektif daripada rem belakang. Perhatikan juga komponen fast moving. Jika komponen fast moving seperti kanvas rem, busi, filter bensin, bohlam-bohlam lampu sudah tidak berfungsi maksimal, sebaiknya diganti dengan yang baru.

- Posisi atau postur mengendarai motor juga penting karena berkaitan dengan keseimbangan saat mengendarai roda dua. Mata harus melihat jauh ke depan (ke arah yang hendak dituju) agar jarak pandang menjadi lebih luas. Posisi pundak harus santai dan rileks. Siku atau tangan sedikit meneku dengan santai, dan tangan memegang bagian tengah dari gas tangan di mana Anda dapat dengan mudah untuk mengoperasikan handle rem atau kopling dan saklar.

- Posisi duduk harus dibuat semudah mungkin, agar Anda dapat mengoperasikan stang, kemudi dan rem dengan mudah. Untuk lutut, secara ringan menekan tangki bahan bakar (tipe sport). Pada kaki, letakkan bagian tengah telapak kaki Anda pada sandaran kaki, dan jari kaki menghadap ke depan. Sementara ibu jari kaki secara ringan berada di atas pedal rem dan pedal gigi.

- Untuk pandangan, kaca spion harus diatur dengan benar guna mendapatkan pandangan yang lebih luas. Sangat penting untuk melihat kaca spion dan mengecek langsung kondisi di sekitar pengendara.

- Pastikan juga lampu-lampu dalam keadaan baik. Pastikan lampu sein, lampu rem dan lampu depan berfungsi dengan baik. Lampu sein dan lampu rem digunakan sebagai tanda bagi pengguna jalan yang lain untuk mengetahui tujuan Anda, karena motor berbagi jalan dengan pengguna kendaraan lain, seperti pengemudi mobil, sepeda dan pejalan kaki.

- Ketika berada di jalan, gunakanlah jalur kiri dan hati-hati dengan kemunculan kendaraan yang datang mendadak dari arah yang berlawanan. Jangan berkendara sepanjang sisi kanan jalan meskipun tidak ada kendaraan lain dari arah yang berlawanan. Mengemudikan motor di sebelah kanan jalan akan menyebabkan tabrakan yang dapat mengakibatkan luka serius atau bahkan kematian.

- Begitupula ketika berpindah jalur. Ketika Anda hendak berpindah jalur, sangat penting memberi tanda ke arah yang Anda tuju bagi pengendara lain dengan menyalakan lampu sein 3 detik sebelumnya. Pengendara juga harus memperhatikan kaca spion, terutama melihat kendaraan di belakangnya sebelum berpindah jalur.

- Bagaimana ketika melewati persimpangan jalan? Ketika belok ke kiri atau kanan di persimpangan, sangat penting untuk menyalakan lampu sein 30 meter sebelum mendekati persimpangan tersebut untuk memberikan tanda arah yang hendak Anda tuju kepada pengguna lain. Sebelum berpindah jalur, pastikan kondisi keamanan dan keadaan lalu lintas di sekitar Anda. Jangan hanya melihat kaca spion, karena kaca spion memiliki keterbatasan pandangan.

- Ketika berkendara, Anda juga harus hati-hati dan mengantisipasi rintangan di jalan. Batu, pasir, kerikil, tanah atau lumpur membuat permukaan jalan sangat licin dan dapat menyebabkan sepeda motor tergelincir dan jatuh. Untuk itu, hindari dengan mengurangi kecepatan, terutama saat berada pada permukaan jalan yang baik ke arah permukaan jalan yang buruk. Hindarilah berbelok terlalu patah, dan pengereman terlalu keras saat melalui jalan dengan kondisi seperti ini.

- Waspadalah terhadap lubang di jalan, dan selalu untuk melihat permukaan jalan di depan Anda karena ada beragam bentuk lubang di permukaan jalan, dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan.

- Pejalan kaki yang menyeberang jalan juga harus diperhatikan. Ketika naik motor, pengendara motor tidak harus selalu hati-hati dengan pengendara yang lain, tapi juga perilaku pejalan kaki dan hewan.

- Ketika berkendara di malam hari, sinar lampu depan motor juga memiliki keterbatasan penyinaran pada malam hari, karena itu tetap tingkatkan kewaspadaan.

- Sebaiknya berhentilah setiap 2 - 3 jam sekali untuk beristirahat. Berhentilah jika merasa lelah dan ngantuk. Manfaatkan waktu istirahat Anda dengan mengisi bahan bakar, shalat atau merenggangkan otot-otot tubuh. Manfaatkan waktu istirahat antara 15 - 30 menit

- Patuhilah rambu-rambu lalu lintas, dan jangan lupa bawa surat-surat kendaraan, SIM dan STNK demi kenyamanan Anda berkendara.

Semoga Anda selamat sampai tujuan di kampung halaman, dan merayakan hari kemenangan bersama keluarga. SELAMAT MUDIK πŸ™‚

Review Perjalanan Mudik Juni 2013

Hola vegalovers, postingan kali ini review tentang perjalanan mudik kemarin. siapkan kopi, siapkan tiker karna postingannya lumayan panjang hehe.. πŸ˜†
mudik 2013
Langsung saja, kemarin tanggal 5 juni 2013 ane melakukan perjalanan mudik. Berangkat dari jakarta abis maghrib saat cuaca gerimis rintik-rintik.
seperti biasa, saat melewati jalur jakarta karawang, dihadang kemacetan panjang, maklum saat jam-jam tersebut bertepatan dengan jam pulang kerja karyawan plus dibarengi jelang liburan panjang. yo wis, ane dengan sabar melewati antrian.

Check point ke 1
Gak terasa jam menunjukkan 21.15 (lihat di jam SPBU) sudah nyampe cikampek πŸ™‚
saat di area cikampek adalah saat yang paling tepat untuk isi premium full, karena jalan dijalur cikampek sampai cirebon adalah jalur cepat (80-100km/jam), dalam artian jarang ditemui kendaraan yang bejalan lambat kecuali truk gandeng, jadi sayang sekali bila dalam jalan kondisi lancar harus direpotkasn untuk mengisi apalagi mengantri di SPBU.
Oiya saat perjalanan antara cikampek sampai cirebon ane gak menemui komunitas maupun klub yang sedang touring. kalaupun ada itu juga klub vespa itupun paling 3 motor.
kondisi jalan.
kondisi jalan 85% bagus, kekurangannya cuma lubang sedikit bergelombang dibeberapa area terutama sebelum dan sesudah jembatan. jadi, hati2 ya πŸ™‚

Check point ke 2
Cirebon, jam menunjukkan pukul 23.45 (lihat di SPBU lagi πŸ˜† )
Melewati kota cirebon saat tengah malam mudik jadi sensasi. Kenapa? karna mobil ataupun truk jarang melewati jalur ini, mereka memilih jalur tol palimanan-kanci-pejagan. jadi, kondisi jalan relatif sepi tapi hati-hati disini pula titik lelah para bikers.

Saat dilampu merah jadi kelihatan yang dijalanan hanya para bikers jarak jauh (kelihatan dari plat nomernya)
Ada cerita menarik saat menunggu lampu merah depan terminal Harjamukti, walaupun kita gak kenal, kita saling menyapa (darimana mas, mau kemana mas) Nah, disini kita kadang menemukan teman SATU ARAH yang menemani jalur cirebon sampai brebes. karena setelah brebes mungkin karena terpisah antara yang terus lurus di jalur pantura dan yang belok kanan yang menuju jalur tengah.
dan yang saya temukan kemarin adalah rombongan cah bumiayu (motor piksen,plat G)
Kondisi jalan antara cirebon sampai losari-brebes relatif mulus, kecepatan motor stabil di level 80km/perjam. tapi ane sarankan hati-hati menjelang perbatasan brebes, jalan HANCUR, banyak lobang disana-sini sampai tas ane yang ada dibagasi tengah terjatuh saat melewati aspal yang BEGAJULAN 😦

Akhirnya ane berhenti dan mempersilahkan teman yang tadi searah untuk melanjutkan perjalanan, dan menyalakan sebatang rokok. melihat jam di henpon pukul 00.20
nih penampakannya πŸ˜‰
info mudik 2013
Oke lanjut,tapi sruput kopi dulu.. :mrgreen:
melewati jalur ketanggungan-prupuk-bumiayu
kondisi jalur ketanggungan sampai prupuk yang sepi ditambah bus dan truk yang baru muncul dari TOL pejagan perlu ekstra hati-hati, karena lebar jalur yang hanya 7 meter dan kondisi jalan yang gak sempurna kecepatan menurun drastis, paling kenceng 60km/perjam karna bus dan truk gak mau ngalah dan sabar. apalagi saat di tengah dan kiri kanan jalan penuh lubang, suara klakson akan sering bikin kaget sampeyan toooot.. toooot.. 😦
yang paling utama adalah terangkan lampu motor anda (sering main lampu DIM), karena jalur ini lubang gak kelihatan dan sedikit berdebu karena ada perbaikan jalan.

Check point ke 3
pukul 02.10, Bumiayu-Purwokerto-Sweethome(haiyah) πŸ˜†
Saat di bumiayu, ane chek kondisi motor (ban,pelek,rem dll) setelah melewati buanyak lubang dan cuaca yang abis hujan, mata ane sedikit mulai lelah..
setelah minum Poriswt dan sebatang rokok, ane lanjutkan perjalanan, berhubung kondisi udah mulai fit lagi πŸ˜‰ kecepatan motor udah mulai naik lagi jadi 80km/perjam, walapun jalur ini banyak tikungan dan bergelombang tapi ane sudah hapal dimana dan kemana harus mengendalikan motor.
Saat melewati purwokerto, Ane sempatkan mengisi bensin walaupun di tangki masih ada, lumayan untuk persiapan dirumah nanti.
Alhamdulillah tepat pukul 04.00 nyampe rumah dengan SELAMAT, dibukakan pintu oleh istri tercinta..
setelah cuci muka, tangan dan kaki trus cipika-cipiki deh.. ^_^
Secangkir kopi hangat disuguhkan sembari istirahat sejenak menunggu adzan subuh..
revo vs vega
“Selamat pagi PURBALINGGA..” Update FB-ku
“Selamat tidur SUAMIKU..” komentar istriku

Check point ke 4
pukul 05.15, dikamar dan tidur zzZZ..zzZZ..zzZZ..

Pengendara Cerdas, Taat Peraturan Lalu Lintas

Menilik seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas akhir-akhir ini, sebagian disebabkan kurang tertibnya pengendara terhadap peraturan lalu lintas.
Mungkin sebagian dari kita ada yang gak sadar betapa pentingnya menaati aturan. padahal keselamatan dijalan raya bukan hanya faktor skill, kelihaian mengendalikan motor maupun kemudi(mobil) tetapi bagaimana menaati peraturan lalu lintas, menjaga sikap atapun toleransi antar sesama pengguna jalan.
Peraturan Lalu Lintas
Sering ditemui dijalan kota2 besar, banyak pengendara motor yang melawan arah, melewati jalan trotoar, nerobos lampu merah, belok tanpa tanda sein dll.
Apakah mereka nggak mikirin pengguna jalan lain??
Tapi beda jika terjadi kecelakaan, atau saat ada razia mereka seolah2 gak punya salah atau merasa paling benar.

Dalam Hati ane masih menyisakan pertanyaan jika menemui pengendara seperti itu.
1. Apakah mereka gak punya tanggungan/keluarga?
bayangkan jika anda yang menjadi korban kecelakaan, bagaimana fikiran keluarga anda?
2. Apakah Surat Izin Mengemudi atau SIM-nya ‘nembak’?
Kalao emang ‘nembak’, berarti anda belum layak untuk mengemudi dijalan, karena anda tidak paham aturan lalu lintas yang benar.

Akhir kata, mari kita introspeksi diri masing2, sudahkah anda sadar, betapa pentingnya taat sama aturan lalu lintas, kalo belum, mari mulai dari sekarang πŸ™‚
Semoga tulisan ini bermanfaat.

Tips manuver motor yang aman dan selamat

Saat dijalan kita sering melihat Pengendara motor kerap melakukan manuver di jalan raya seperti menyalip, menikung, atau pindah jalur. Jika teknik manuver itu dilakukan sembarangan (sruntulan) akan berbahaya bagi keselamatan bikersnya. syereeeeeeeeem gan!
tips manuver sepeda motor
Disini ane akan memberikan beberapa tips sebelum melakukan manuver dengan motor di jalan raya.

Pertama, sampeyan harus mencondongkan tubuh (agak miring) ke arah tikungan yang dituju. Misal, jika ingin belok ke kanan, maka tubuh harus condong ke sebelah kanan. Sebelum menikung, sampeyan juga harus mengamati jalanan tikungan berbentuk landai.

Tekniknya: “Kita harus amati area tikungan sebelum menikung, sesuaikan kecepatan sebelum mengubah arah kemudian, belokkan kendaraan secara perlahan dan lakukan penyesuain kecepatan (ditambah betot gas-nya)”

Selain itu, dilarang menyalip kendaraan lain di tikungan, tanjakan, turunan, dan ketika sudut pandangan terhalang. buahayaaa, Sebaiknya jika menyalip kendaraan lain di jalur lurus karena pandangan mata tidak terhalang.

Ketika sampeyan ingin pindah jalur nyalip atau belok kanan, wajib melirik kaca spion (jangan ngelihat cewek2 bohay aja), terus nyalakan lampu sein, pastikan kondisi aman dan monggo menyeberang.

Kenapa ane bilang negitu, terkadang orang tidak menoleh sekilas langsung saja nyelonong motong jalan. Padahal di belakangnya ada mobil atau motor berkecepatan tinggi.
Ketika mengendarai motor, kita harus membayangkan risiko terburuk. Kecelakaan terjadi karena kita gagal mengantisipasinya.

Semoga bermanfaat ^_^

(review) perjalanan 450km – maret 2013

Maaf sebelumnya bro, review ini tanpa gambar maupun screenshoot, mengingat perjalanan kali ini waktunya malam dan dalam kondisi hujan 😦

perjalanan dari jkt-cikampek :
1. cuaca hujan,
2. kondisi jalan licin, macet, jalan rusak plus lubang2nya gak kelihatan, harap konsentrasi penuh bro 😦
3. gak ada pengalihan arus

perjalanan cikampek-pamanukan-indramayu
1. cuaca gerimis,
2. kondisi jalan licin, ada perbaikan jalan (jalanya dikeruk) licin bgt plus banyak lubang dan bergelombang, hati2 jika melintas di jalur ini
3. ada pengalihan arus jadi 1 jalur dipake 2 arah

perjalanan indramayu-cirebon-losari
1. cuaca cerah
2. kondisi jalan relatif mulus, tapi kondisi fisik sedikit lelah, jadi alon2 wae (cukup 80-100km/per jam) hehe
3. gak ada pengalihan arus, jalanan relatip sepi tapi hati2 menjelang perempatan atau pasar, banyak becak nyebrang gak kelihatan 😦
dijalur ini malah ketemu dan satu arah sama klub motor HD dan klub rx-king, ediyan larinya dan suara knalpotnya itu lho ‘cetar membahana’ πŸ˜‰

perjalanan losari-brebes-prupuk
1. cuaca cerah tapi berdebu (buanyak truk dan bus akap ngebut)
2. kondisi bergelombang, aspalnya tambal sulam. hati2 selepas ketanggungan (pinggir kali) jalanya ancur banget.
3. jalanya 1 jalur 2 arah, hati2 jika berpapasan dengan truk engkel maupun bus akap, supirnya gak mau ngalah 😦

perjalanan prupuk-bumiayu-purwokerto-rumah
1. cuaca sedikit berkabut, dingin(udah jelang pagi bro)
2. kondisi jalan relatip bagus, tapi jalanya berkelok-kelok banyak tikungan (mirip sirkuit motogp) haiyah :mrgreen:
3. cek motor dan siapkan nyalimu, karena dijalur ini gak ada kendaraan yang jalanya pelan, ngebut semua.. hehe..

total jarak tempuh 450km+115cc+10liter premium=10 jam

sekian review acak2an ini, waktunya istirahat..
capeeeeeeeeeekkkkkkkk

2nd Ride to JavaMild 2013

Sebentar lagi yang punya warung ada event “2nd Ride to JavaMild 2013″(baca: mudik lagi) Haiyah, hehehe.. :D. Barangkali sampeyan punya niat yang sama, melakukan perjalanan jauh pake motor.
Tips Mudik ala Vegalovers 2013
Untuk persiapan motor mungkin sudah dibahas blogger senior πŸ™‚ Artikel kali ini tentang bagaimana menjaga kebugaran fisik. Soalnya, berbagai kondisi jalan yang buruk bisa menguras tenaga karena kita harus menjaga kestabilan motor dan tetap konsentrasi.

Tips menjaga kebugaran fisik ketika melewati jalur Jakarta-Cirebon-Purwokerto.

1.Fisik dan stamina harus prima. Suplemen atau vitamin tambahan bisa menjadi bantuan untuk menjaga kebugaran.

2.Untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar, perlu istirahat yang cukup. Jika ada waktu jeda, maka manfaatkanlah sebaik mungkin, otak jangan dibebani pikiran neko-neko, dan hindari gerakan-gerakan ‘alay’ yang tak berguna.

3.Kondisi motor, terutama performa motor, harus baik. Kalau tidak sempurna, hal itu juga bisa menguras fisik. Makanya, penggantian oli, pemeriksaan air aki, cahaya lampu depan dan kondisi busi perlu diperhatikan dan dilakukan.

4.Teknik riding bisa memengaruhi kondisi fisik dan stamina. Agar tak cepat lelah, posisi duduk harus benar. Jangan terlalu ke belakang dan juga ke depan. Intinya, perhatikan siku tangan jangan sampai menekuk. Begitu juga dengan posisi lutut. Kemudian, ketika melewati jalan bergelombang, kita harus sigap untuk berdiri agar stabilitas kendaraan terjaga(offroad style).

5.Istirahat. Beristirahatlah saat terjadi kemacetan panjang. Apalagi di tengah malam yang dingin (berrrhhh). Keluarlah dari antrian dan beristirahat. Beristirahatlah bila anggota badan mulai kesemutan, mengantuk, atau sedang kesal(emosi).

Beristirahatlah bila yang dibonceng sakit (bagi yang bawa), kelelahan, atau lapar πŸ˜€ Sering terjadi bikers mania kurang peduli pada yang dibonceng. Ini menjadi awal petaka. Gunakan waktu istirahat untuk buang air(kencing), minum air putih, banyak berbaring meluruskan kaki dan tangan(tapi jangan sampe ketiduran ya), mengambil nafas dalam-dalam, santai, menenangkan hati dari amarah dan kesal πŸ˜€ Gunakan waktu untuk memeriksa kondisi kendaraan.

O..iya,pilih tempat istirahat yang nyaman dan aman. Tempat paling ideal, mesjid/mushola (skalian. Jangan beristirahat di pinggir jalan. Berbahaya,bro. Ancaman kendaraan nylonong karena pengemudi ngantuk atau kesal, besar. Apalagi beristirahat di tikungan jalan tanpa penerangan lampu jalan. Syereeeeeeem,Gan!

6.Perlengkapan berkendara. Pakai helm full face yang sudah standar SNI. Pakai sarung tangan, jaket, Masker, sepatu menutup mata kaki, dan persiapkan jas hujan model terpisah.

7.Terakhir Do’a, jangan pernah berusaha untuk menjadi peraih pole position di jalan raya. Itu berbahaya untuk keselamatan,”