Arsip Kategori: Pesona Alam

Saat-saat istimewa, Naik Motor bareng Kekasih

Kemacetan yang menjamur di kota-kota besar membuat pengguna motor semakin lama semakin bertambah banyak. Kamu mungkin merasa iri ketika sepasang kekasih keluar dari dalam mobil, sedangkan kamu hanya naik motor untuk pergi kemana-mana. Namun jangan dikira, naik mobil dengan pacar pasti lebih asyik daripada sepeda motor.
Apalagi untuk kamu yang pacaran naik motor, kamu pasti akan mengalami sensasi lain dibandingan naik mobil, Karena pacaran dengan naik motor justru lebih romantis daripada naik mobil.

pacaran naik vespa

Kamu yang pacaran naik motor, ngaku atau gak, pasti pernah merasakan hal-hal di bawah ini saat pacaran.

1. Pakai helm atau jaket kembar.
Helm atau jaket kembar adalah hal utama dalam masa pacaran naik motor. Entah itu kembar warnanya saja, kembar motifnya saja sampai kembar semuanya pasti pernah kamu jajal. Kalaupun mungkin kamu tidak pernah mencoba memakai helm atau jaket kembaran, kamu pasti sering melihat banyak pasangan lain yang melakukannya saat kamu di jalan.

2. Berteduh bersama karena hujan. Ada sih jas hujan, tapi sengaja gak dipakai biar bisa lebih lama sama-sama.
Salah satu kendala bagi pengendara motor tentu adalah hujan. Saat hujan turun, kamu dan pacarmu pasti akan lebih memilih untuk berteduh di depan toko daripada melanjutkan perjalanan agar bisa menghabiskan waktu bersama lebih lama. Walaupun kamu tahu bahwa kamu membawa jas hujan, kamu akan lebih memiilih untuk tidak menggunakannya karena hanya ada satu jas hujan.

3. Jika motor mogok, kalian akan seperti pasangan romantis dalam sinetron karena berjalan sambil menuntun motor bersama.anak langit
Adegan mendorong motor bersama jelas tidak bisa terlewat untuk dirasakan orang yang pacaran naik motor. Si cewek akan mendorong motor dari belakang sedangkan si cowok menuntun motornya sambil meletakkan tas ranselnya di dadanya. Pernah merasakan hal ini? Kalian lulus pasangan romantis.

4. Jadi bahan tontonan jomblo di lampu merah.
Nah, ini nih yang paling kelihatan dari orang pacaran naik motor. Saat kamu asyik bercanda dengan pacarmu, para jomblo akan menatapmu dengan tatapan membunuh dan pikiran, “Duh rapet banget, sih!”.

5. Waktu lewat rumah angker, cowok akan nakutin si cewek biar duduknya makin dempet.anak SMA pacaran
Secara sengaja atau tidak melewati rumah angker, cowok akan memberitahu ceweknya tentang asal usul rumah angker tersebut sehingga membuat ceweknya takut dan akhirnya duduk makin dempet. Modus-modus lawas seperti ini pasti tidak akan terlewat bagimu yang pacaran naik motor, deh. Iyakan?

6. Kamu yang masih sekolah akan patungan buat beli bensin.
Karena masih sekolah dan belum menghasilkan uang sendiri, tidak jarang kamu mengajak pacarmu untuk patungan beli bensin. Si cewek akan dengan senang hati patungan agar bisa berangkat dan pulang sekolah bersamamu. Jangan berpikir ini hal yang memalukan, karena mereka yang melakukannya bahkan dengan senang hati menjalaninya.

7. Saat touring jarak jauh, si cewek bakal pijetin pundak cowoknya.
Pernah ngerasain yang satu ini? Karena si cowok mengeluh kelelahan, si cewek akan menghibur dengan memijat pundak cowoknya. Adegan ini romantis sekaligus lucu, ya?

8. Sering dapat klakson dari motor/mobil di belakang karena lajumu yang pelan.
Kamu yang pacaran naik motor tidak jarang akan ngobrol banyak hal di atas motor. Hal itu menyebabkan lajumu menjadi lambat dan kamu akan mendapat protes dari motor/mobil di belakangmu karena jalanmu yang terlalu lambat. Setelah berhasil melewatimu, kamu akan mendapat lirikan maut dari mereka. Pernah gak?

9. Touring ke luar kota jadi tidak terasa jauhnya.
Berbeda dengan touring naik motor bareng teman atau keluarga, touring naik motor bareng pacar tidak akan terasa jauh. Gimana mau ngeluh capek, kalau sama pacar coba? Kamu pasti betah berlama-lama. Apalagi yang baru pacaran, jangankan di jalan setengah hari, satu hari aja dibela-belain!

10. Cowok curi-curi pandang lewat spion dan ketahuan sama ceweknya.
Suatu kali kamu pasti pernah memergoki cowokmu mencuri pandang untuk melihatmu di kaca spion dan kemudian kalian tertawa bersama. Si cowok akan menyangkal dan berpura-pura tidak tahu lalu si cewek akan mencubit pinggang cowoknya agar mengaku.

Walau terkesan lebay dan geli saat membacanya, ngaku atau tidak kamu yang pacaran naik motor pasti pernah mengalami salah satu hal di atas, kan? Suka duka naik motor ini pasti lebih banyak sukanya karena kamu menjalaninya dengan orang yang kamu sayangi.

Iklan

Mampir Sejenak Di Rest Area Alur Sipetung

Rest Area yang berada di selatan Obyek Wisata Gualawa ini menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan tanpa harus melakukan perjalanan berjam-jam untuk bisa menikmatinya. 

Rest Area Alur Sipetung bisa menjadi alternative bagi penikmat keindahan ataupun petualang yang enggan ataupun sudah tidak mampu melakukan perjalanan jauh untuk bisa menikmati keindahan alam di perbukitan. Rest Area Alur Sipetung juga di fasilitasi 2 buah gardu pandang untuk menikmati sunrise, fasilitas lain berupa camping ground, flying fox yang untuk saat ini terpanjang di Kab. Purbalingga, Gazebo dan juga tempat parkir . Hamparan kebun nanas akan banyak di jumpai di Rest Area Alur Sipetung. 

Selain fasilitas di atas juga terdapat beberapa fasilitas yang menawarkan berbagai keindahan alam dengan jarak tempuh yang tidak terlalu lama, diantaranya adalah curug muncrat, curug alur jero dan curug pengantin yang bisa di tempuh hanya dengan 15 menit berjalan kaki.Bagi yang suka dengan trek yang lebih menantang juga bisa ke Bukit Kelir yang terlihat dengan jelas dari Rest Area Alur Sipetung dan ke Bukit Njelir . 

Untuk mencapai Rest Area Alur Sipetung tidaklah sulit. Jika Anda dari Kota Purbalingga, arahkan kendaraan Anda ke utara sejauh 27 km. Setelah sampai di Jalan Raya Purbalingga-Pemalang, atau lebih tepatnya di pertigaan Kecamatan Karangreja, terdapat papan selamat datang Obyek Wisata Gua Lawa, ikuti penunjuk arah tersebut, kurang lebih sekitar 3 km dengan jalan yang agak sedikit naik sampailah Anda di Obyek Wisata Gualawa. Dari Parkiran gualawa disebelah kanan terdapat jembatan yang disitu terdapat jalan desa yang berada tepat di pinggir Obyek Wisata Gualawa, ikuti jalan itu sampai ujung desa dan disitulah terdapat Rest Area Alur Sipetung.

Ngebolang ke Kampoeng Wisata Cinangneng, Ciampea Bogor

TegeanBlog.Com – Lari dari rutinitas diakhir pekan untuk mengunjung tempat-tempat yang bisa melepas penat adalah halyang biasa dilakukan terutama bagi pekerja kantoran. Weekend berarti waktu untuk keluarga dan teman-teman, yang bisa dihabiskan untuk berkumpul dan jalan-jalan bersama keluarga(bagi yg sudah berkeluarga).😂😂😂

Sabtu pagi, saya bersama rekan-rekan kerja dikantor mewujudkan keinginan yang tertunda, yakni ngebolang ke kampung wisata didaerah bogor. karena salah satu dari kita rumahnya dekat sekali dengan lokasi tersebut.

Setelah cek dan ricek kondisi fisik dan kendaraan, kitapun berangkat secara rombongan naik motor (baca : touring) tanpa atribut, tanpa sirene, tanpa Strobo dan yang sudah pasti TANPA SPONSOR 😎😎

Dalam separuh perjalanan, rombongan mampir dulu di warung kopi, istirahat (check point) soalnya jalanan lumayan padat, maklumlah weekend.. (tak lupa narsis cekrek.. cekrek..)😁😁

Setelah 3 jam perjalanan ke kampung wisata eh rumah rekan kerja, kita bongkar muatan. kamera, charger, tripod,tongsis malah ketinggalan di kantor, hampruuutttt😭😭

Untuk mengobati kekecewaan, kita lampiaskan dengan makan-makan, ada sayur asem sama ikan asin lho.. MAKNYOOSSS
Dan penyakit ngantuk setelah makan pun menyerang.. mata rasanya sepett banget nih

Lhoo.. yang lain pada kemana?? ternyata mereka sudah terlelap mimpi diatas kasur, sedangkan saya (lihat saja sendiri) 😁😁

Penampakan foto setelah bangun

Oiya.. ini gambaran peta/roadmap dari Mbah Gugel untuk menuju lokasi kampung wisata cinangneng..(pokoknya gak jauh dari kampus IPB Dramaga,bogor)

MY TRIP MY ADVENTURE
maaf, ceritanya lanjut besok aja ya.. (hayah, alesan)


Mencari Jodoh di Jembatan Cinta, Desa Wisata Panusupan

TegeanBlog.Com – Program membangun potensi wisata yang berbasis pedesaan, kini mulai nge-tren beberapa tahun terakhir ini. Kali ini saya akan berbagi pengalaman menyusuri desa wisata panusupan, rembang purbalingga. 

Jembatan Cinta, Pring Wulung

Ada apa aja di desa wisata ini?

Lanjutkan membaca Mencari Jodoh di Jembatan Cinta, Desa Wisata Panusupan

Menyusuri Pulau Tidung dengan Bersepeda

TegeanBlog.Com – Selamat pagi semua..?? begitulah tour guide menyapa kami.. jadwal pagi ini di hari kedua di pulau tidung adalah keliling menuju spot2 indah dengan bersepeda. kali ini saya tak menyuguhkan photo2 tapi berupa video, jadi anda bisa ikut merasakan langsung seperti berada di pulau tidung.

DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA

Lanjutkan membaca Menyusuri Pulau Tidung dengan Bersepeda

Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Tidung

TegeanBlog.com – Melanjutkan tulisan sebelumnya yah, setelah makan siang ala seafood kita pun di ajak berpetualang menikmati keindahan bawah laut (Snorkling). Dengan mempersiapkan semua alat yang dibutuhkan rombongan kita pun berangkat menuju pelabuhan kecil. lokasi snorkling ini cukup jauh sekitar 5-6 kilometer, jadi dibutuhkan kapal kecil untuk mengangkut semua rombongan ke lokasi pulau tidung kecil, sayangnya saya gak bawa kamera underwater, jadi cuma mengandalkan kamera dari Tour Guide, gak apa2 yah..

Lanjutkan membaca Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Tidung

Mencoba Paket Wisata ke Pulau Tidung

TegeanBlog.Com – Musim liburan panjang beberapa waktu lalu, saya bersama rekan2 kerja mencoba paket wisata/piknik ke Pulau Tidung di wilayah Kepualauan seribu. Cuma butuh 1 minggu waktu yang dibutuhkan untuk booking via travel agent. Maklum waktunya bertepatan dengan liburan panjang, jadi butuh waktu beberapa hari untuk ngecek ketersediaan homestay-nya.

Lanjutkan membaca Mencoba Paket Wisata ke Pulau Tidung

Ini Dia, Bocoran Spesifikasi Toyota Fortuner 2016

TegeanBlog.Com – Walaupun acara perkenalan resmi kepada publik di Senayan pada Jumat, 22 Januari 2016 besok. Halaman situs resmi TAM sudah membocorkan tampilan varian Fortuner terbaru. Apa aja sih bocorannya, yuk baca ulasan saya, hehehe..
harga, spesifikasi, review All New Toyota fortuner 2016
Lanjutkan membaca Ini Dia, Bocoran Spesifikasi Toyota Fortuner 2016

Menelusuri Pesona Curug Nini Purbalingga

Curug Nini ??? Sebagian besar orang (bahkan orang Purbalingga sendiri) mungkin baru mengetahui bahwa di Kabupaten Purbalingga terdapat sebuah Curug yang indah bernama Curug Nini. Lokasi dari Curug ini yaitu di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Obyek Wisata ini harus dimasukkan dalam rencana wisata anda selama di Purbalingga karena Curug ini tergolong dekat dengan pusat kota (dibandingkan curug-curug lain yang harus mblesek di daerah pegunungan), medan menuju Desa Cipaku sendiri masih tergolong landai serta yang paling utama adalah keindahan dari Curug itu sendiri.
Menelusuri Pesona Curug Nini Purbalingga
Rute yang ditempuh untuk sampai di Curug Nini juga cukup mudah diingat. Sebaiknya ke Curug Nini lewat Pasar Karangnangka (Pertigaan Owabong ke utara lagi sampai ketemu perempatan) kemudian belok kiri ke arah barat, ikuti jalan utama hingga sampai di sebuah perempatan di Desa Cipaku kemudian belok kiri. Ikuti jalan sampai ketemu Balai Desa Cipaku (Jadi intinya dari tadi tuh pokoknya ke Balai Desa Cipaku ^_^ ), kemudian belok kanan masuk jalan setapak. Ingat, belok kanan menuju sebuah jalan setapak (50 meter barat balai desa) karena berdasarkan pengalamanku dua kali ke Curug ini selalu kelabasan. Setelah itu motor bisa diparkirkan di lahan kosong sebelah Mushola dan perjalanan selanjutnya jalan kaki menyusuri jalan setapak. Jarak ke Curug sudah cukup dekat, dari Mushola ke timur beberapa puluh meter, kemudian dikiri jalan ada sebuah jalan (mirip terowongan alami yang diciptakan oleh tumbuhan ‘tetean’ kalo tidak salah 😉 , masuk ke terowongan itu dan sampailah di Sungai Pingen. Saat sampai sungai yang nampak hanya saluran irigasi untuk Desa Cipaku dan Desa Pagerandong. Lalu Curugnya disebelah mana ??? jangan-jangan salah jalur ???. Tenang kawan, jalurnya sudah benar, kawan-kawan cukup nyemplung ke air dan lihatlah ke sisi barat ada sebuah Curug yang sangat indah (harus nyemplung ke air, Curug tidak nampak kalau dilihat dari pinggir sungai). Jadi setelah membaca penjelasan yang sangat mendetail dan sedikit memusingkan para pembaca sudah paham rute menuju Curug Nini ???. Jika masih tidak paham tanyakan pada warga sekitar 😀

Curug Nini sendiri tidak terlalu tinggi, mungkin ketinggiannya sekitar 10 meter. Derasnya air di Curug Nini membuat sebuah kolam alami yang terletak persis dibawah grojogan Curug itu. Biasanya setiap siang dan sore banyak anak desa yang terjun dari tebing Curug ke kolam utama tanpa rasa takut. Jika anda berani silahkan ikuti tingkah polos anak desa Cipaku dan Pagerandong melompat dari atas curug, kalo gak bisa renang lebih aman, bermain air di sisi yang tidak terlalu dalam. Potret perbukitan terhampar di sisi kiri dan kanan Curug dengan rimbunan pohon besar yang menghiasinya. Banyak juga spot yang bisa digunakan untuk foto-foto seakan keindahan alam ini tiada habisnya.
Seperti kebanyakan Curug di Purbalingga, Curug Nini masih jauh dari perhatian Pemkab Purbalingga. Dinas Pariwisata Purbalingga masih sibuk mempromosikan obyek wisata buatan seperti Owabong dan Sanggaluri Park. Padahal jika Pemkab mau mengelola Curug ini dengan baik maka akan banyak wisatawan yang datang. Meski demikian, ada keuntungan Curug ini belum terekspose yaitu kondisi alamnya yang masih terawat, jauh dari tangan-tangan jahil dan yang terakhir entah keuntungan, kelemahan, keunikan atau apa. Masih sering dijumpai warga desa yang mandi dan mencuci di sungai hanya menggunakan Cln* Dlm :mrgreen:

Bagi warga Purbalingga yang bingung mau liburan kemana, sudah bosan main ke Owabong, mungkin bisa memasukan Curug Nini sebagai destinasi wisata alam dengan sejuta keindahan yang masih terpendam karena minimnya perhatian dari Pemkab Purbalingga. Satu hal lagi yang penting, tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk parkir maupun tiket masuk ke Curug ini alias GRATIS. Semua orang boleh mengunjungi Curug Nini, asalkan harus tetap menjaga kondisi alam yang ada dan jangan merusak apa yang ada. sekian dan terimakasih. (PCNJ)