Ganti Bearing Roda dan Kampas Cakram

Kemarin bebek saya masuk klinik nih..
Loh kenapa?
Begini critanya, Di jalan tadi pas nemu tikungan lumayan panjang kan lagi miring2 tuh.. 😛
Nah, pas pas lagi enak2nya cornering, stang beras getar banget, jadi kurang safety untuk miring lama2 😦
Setelah dicek sm Suster Mekanik langganan, ternyata bearingnya udah oblak dan minta diganti.
yowes langsung bedah deh tuh as roda,

Ternyata emang bener udah aus,bro. Kata sang suster Mekanik, “Sering hajar lobang ya mas?” waduh lobang yang mana nih?? kalo lobang dijalan mah, sering atuh. Apalagi jalanan pantura yang lurus tapi banyak lubangnya.. 😦

Saat asik2 ‘operasi’ bebek, sang mekanik nyeletuk lagi, “Kampasnya remnya udah tipis mas, sekalian ganti gak?” sekalian aja mas, Buahayaaaaa ntar.. soalnya saya jarang make rem belakang(underbone), jadinya rem depan yang minta ganti..
Abis cek kampas gak lupa cek minyak remnya juga, Wow..masih penuh bro (selamet2) 😀

Jajan lagi.. jajan lagi..
Setelah semua terpasang rapi, tinggal bayar di kasir deh
Semua berapa mas?
-Bearing roda As Depan Rp 40ribu sepasang
-Kampas rem Rp25ribu
jadi total Rp 65ribu saja mas.. (murah ya???)
Sebelum meninggalkan klinik aka bengkel saya tes bentar, remnya jadi pakem dan stang gak goyang patah-patah lagi 🙂
gak lupa sebelum pamitan saya selipin tip sama mekanik dan salaman, makasih mas bro.. 🙂

Iklan

Memilih Busi Motor Harian, Bikin Mumet! (lagi)

Busi merupakan muara terakhir dari sistem pengapian. Komponen ini termasuk sangat vital perannya dalam menciptakan pembakaran yang sempurna di ruang bakar. Meski derajat pengapian sudah tepat dan koilnya bagus, namun kalau kinerja businya enggak optimal maka power mesin tak akan keluar maksimal.

TERGANTUNG MATERIAL
Peran komponen pemercik api di ruang bakar ini mampu memperbaiki tenaga mesin hingga 20%.

“Terutama power band-nya (jadi lebih luas). Efeknya, dapat meningkatkan akselerasi motor dan membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih irit,”

Jadi, coba deh periksa kondisi busi motor Anda. Apakah masih baik atau sudah turun performanya? Bisa dilihat kok dari percikan apinya. “Percikan yang bagus berwarna biru. Itu pertanda loncatan apinya kuat,”

Selain itu, percikannya juga tidak boleh berpijar. Makin fokus loncatan apinya, maka akan makin baik kemampuannya membakar campuran gas.

Sayang, untuk mendapat loncatan api seperti ini, tidak mudah didapat bila masih pakai busi standar. “Biasanya mesti ganti busi bermaterial lebih baik dalam menghantar listrik,”

Oh ya, busi-busi standar bawaan motor umumnya terbuat dari bahan nikel. Sementara yang materialnya lebih tinggi dari itu (lebih baik kemampuan menghantar listriknya) antara lain platinum dan iridium.

Bahkan ada juga yang pakai bahan campuran emas (GSP Busi Mas) atau perak (Autolite). Namun kedua bahan itu kemampuan menghantar listriknya dianggap masih tak sebagus platinum dan iridium. Oh ya, material-material itu umumnya dipakai pada bagian center electrode busi. Karena bagian inilah yang menghantar loncatan api.

Nah, busi jenis platinum dan iridium untuk motor di pasaran dah lumayan banyak. Tapi ya itu, harganya sudah pasti lebih mahal dari busi standar. Tapi tak sampai menguras isi dompet kok. Produk-produk yang pakai platinum antara lain Denso, NGK dan Splitfire. Banderolnya sekitar Rp 20–30 ribuan.

“Untuk mesin standar, sebenarnya sudah cukup pakai busi jenis ini (platinum),” Tapi kalau pengin hasil pembakarannya lebih baik lagi, bisa pakai yang jenis iridium. Busi dengan material di atas platinum ini selain Denso dan NGK, ada juga merek TDR. Banderolnya Rp 90 ribuan.

Tapi untuk Denso dan NGK, harga segitu khusus yang tipe iridium biasa (kalau Denso yang Iridium Power). Sedang TDR untuk yang tipe Super Iridium dan Super Iridium Half Project. Soalnya, ada lagi tipe yang lebih mahalnya. Bisa dibilang tipe premiumnya lah. Pada Denso yaitu tipe Iridium Racing yang banderolnya bisa mencapai Rp 350 ribu.

“NGK juga punya tipe premium. Harganya hampir sama kayak Denso Iridium Racing,” Namun tipe ini, sesuai namanya, hanya dipakai untuk keperluan balap. Karena hanya mengusung spesifikasi dingin alias buat mesin berkompresi tinggi. Sementara jenis iridium biasa, tersedia sampai yang spek panas.

Sedang tipe hi-end andalan TDR yakni Twin Iridium. “Material iridiumnya tak cuma di center electroda. Di ground elektrodanya juga pakai. Sehingga daya hantar listriknya bakal lebih baik,”
Banderolnya tak semahal NGK premium atau Denso Iridium Racing, yakni Rp 125 ribu.

Meski begitu, di arena balap produk yang paling banyak dipakai adalah merek Denso. Karena produk ini dianggap punya center electroda dengan diameter paling baik atau paling fokus dalam menghantar listrik, yaitu sebesar 0,4 mm. Sehingga loncatan apinya jadi lebih kuat. Sementara produk-produk lain rata-rata di atas 0,4 mm, diameter segitu merupakan hasil riset terbaik saat ini.

Kunci busi emang bikin Pusing (mumet) 😀

Harga Cover Bodi Motor Bebek (orisinil)

Dipakai setiap hari, enggak heran kalau bodi tunggangan lecet, baret maupun pecah. Bisa karena jatuh, nyenggol besutan lain saat parkir, terserempet mobil atau motor lain di jalan dan sebagainya. Pastinya bikin enggak sedap dipandang mata dong!

Nah, bila tunggangan Anda alami hal tersebut dan berencana megganti cover bodi yang rusak dengan yang baru, sebagai gambaran berikut akan diulas harga bodi orisinal besutan bebek; Yamaha Jupiter Z, Honda Supra X 125 dan Suzuki Shogun 125.

Harga Sepatbor depan Jupiter Z Rp 82 ribu
Harga Batok lampu Jupiter Z Rp 90 ribu
Harga Sayap depan Jupiter Z Rp 176 ribu/set
Harga Bodi belakang Jupiter Z Rp 109 ribu/pcs
Harga Striping Jupiter Z Rp 182 ribu(full)
Order bodi Jupiter Z 2-3 hari

Harga Sepatbor depan Supra X 125 Rp 91 ribu
Harga Batok lampu Supra X 125 Rp 133 ribu
Harga Sayap depan Supra X 125 Rp 152 ribu/pcs
Harga Bodi belakang Supra X 125 Rp 170 ribu/pcs
Harga Striping Supra X 125 Rp 220 ribu(full)
Order bodi Supra X 125 1-2 minggu

Harga Sepatbor depan Shogun 125 Rp 112 ribu
Harga Batok lampu Shogun 125 Rp 76 ribu
Harga Sayap depan Shogun 125 Rp 110 ribu/pcs
Harga Bodi belakang Shogun 125 Rp 97 ribu/pcs
Harga Striping Shogun 125 Rp 120 ribu(full)
Order bodi Shogun 125 1 minggu

Ada 4 bagian bodi tunggangan yang sering rusak maupun lecet, antara lain; sepatbor, sayap depan kiri kanan, batok lampu dan bodi belakang. Ini lantaran bagian tersebut yang sarat bersentuhan langsung dengan benda ataupun kendaraan lain.

Masalah harga cukup terjangkau, karena bisa diboyong secara terpisah, enggak harus satu set.
Misal, bodi belakang Jupiter Z bagian kanan yang rusak, bisa beli hanya sisi tersebut. Beda warna, harga tetap sama. Tapi masih polos, belum termasuk striping-nya. Striping bisa dibeli pisahan juga.

Hal serupa juga berlaku di dealer Honda Clara Motor II (HCM II).
Calon konsumen tidak usah bingung harus boyong satu set, soalnya kita juga melayani pembelian secara terpisah. Tapi belum termasuk striping-nya juga lo.
Striping juga bisa beli pisahan kok. Oh ya, beda warna, harganya juga berbeda. Paling murah bodi warna hitam,

Namun hal tersebut enggak berlaku di semua jaringan dealer Suzuki. Soal bodi, juga melayani penjualan terpisah. Tapi striping-nya tidak dijual terpisah, mesti satu set seharga Rp 120 ribu. Misal stok part yang dicari habis, mesti nunggu order sekitar 1 minggu.

Oh ya, sebelum menyambangi dealer tersebut di atas, terlebih dulu bisa akses di internet melalui website resmi masing-masing merek tunggangan. Hal ini untuk mengetahui gambaran harga part yang akan ditebus. Selanjutnya tinggal kontak ke bengkel resmi, apakah stok barang yang di cari ready apa tidak? Silakan!

Cewek Dilarang Duduk Ngangkang, Ini Alasanya!

Sudah bisa diprediksi bahwa rencana Peraturan Daerah (NAD) yang menyebutkan bahwa Cewek dilarang duduk mengangkang dan tidak boleh memakai celana saat dibonceng sepeda motor menuai banyak kontroversi, bahkan di kalangan cewek itu sendiri. Banyak cewek yang tidak setuju karena duduk menyamping saat naik sepeda motor dinilai tidak nyaman bahkan tidak aman.

“Duduk menyamping lebih berbahaya, karena sepeda motor jadi tidak seimbang. Saya pernah jatuh saat duduk menyamping ketika dibonceng, dan masih trauma hingga sekarang. Jadi lebih baik pemerintah Aceh mempertimbangkan lagi rencana ini, pertimbangkan lagi faktor keamanannya,” – Rizka Amelia

“Agak males duduk nyamping, saya jadi terpaksa merangkul si pembonceng. Kalau muhrim sih tidak apa-apa, tapi kalau bukan muhrim jadi tidak nyaman. Kalau duduk ngangkang, setidaknya saya bisa jaga jarak dan berpegangan di bagian samping belakang sepeda motor,”– Desy Noventi

“Susah banget kalau duduk menyamping dan harus membawa anak. Saya dan anak saya yang masih balita harus sama-sama duduk mengangkang saat dibonceng suami. Mau bagaimana lagi, kondisi ekonomi keluarga saya belum mumpuni untuk membeli mobil. Saya rasa, banyak keluarga di Aceh yang kondisinya sama seperti saya. Mungkin faktor seperti ini bisa jadi pertimbangkan,”– Rahmania

“Duduk menyamping dan pakai rok itu justru bahaya. Gampang merosot, kalau yang nyupirngerem mendadak susah pegangan dan gampang nyusruk. Pakai celana panjang menurut saya lebih aman, pakai rok panjang justru bisa berkibar-kibar dan malah nyangkut di roda. Gimana nih Pemerintah Aceh?”– Sukma Anggraini

“Menurut saya posisi duduk tidaklah masalah, yang masalah adalah pakaian yang dikenakan, kalau pakaiannya minim dan memang ngundang pikiran kotor, ya mau posisi duduk bagaimanapun pasti akan berdampak negatif..” – Dian Anggaraini

“Kalau mau beriman dengan baik ya pakai AKAL dengan baik pula dong.. Jangan asal syariah-syariah saja, tapi faktor keselamatan dan kenyamanan nggak diperhitungkan.” – Lina Nurdiana

Itulah beberapa pendapat sahabat. Kita tahu bahwa maksud Pemerintah NAD baik untuk menjaga wanita dari tindak kejahatan atau asusila, tetapi pertimbangan keselamatan juga menjadi hal yang harus dipikirkan.

Bagaimana dengan Anda, Bro, Sist? Silakan bagi pendapat dan masukan Anda tentang rencana Pemerintah NAD di kolom komentar 🙂

Tips Menghilangkan Karat Dileher Knalpot

Karat yang menghiasi leher knalpot memang nggak enak dilihat. Apalagi dijilat? Bisa melepuh lidah ente. Mudah berkarat karena suhu yang timbul di leher knalpot lebih panas dibanding bagian ujung. Sehingga kotoran memang gampang lumer di sini. Maka, jadi ikut membantu timbulnya karat.

Karat memang merugikan, kalau yang menguntungkan emas 24 karat dong. Untuk itu karat harus segera ditumpas. Jadi, mari bersama-sama hilangkan korosi. 😛

Pertama, siapkan oli bekas yang sudah tidak terpakai lagi. He…he….he….. Kemudian hidupkan mesin kira-kira 5 menit biar knalpot panas. Panas knalpot bisa diketahui dengan cara mendekatkan telapak tangan di sekitar leher knalpot, awas jangan dipegang, entar malah tangan ente yang karatan.
“Makin panas knalpot, malah semakin bagus,”

Sekali lagi bukan bagus dipgang. Kalau knalpot sudah panas baru deh oli bekas tadi disiapkan. Langsung oleskan ke leher yang berkarat. Eits jangan kaget kalau waktu ngolesin leher knalpot tiba-tiba keluar asap. Itu bukan jin yang mau nongol, tapi oli yang sudah diolesin menguap gara-gara panas tadi.

Bukan sulap bukan sihir karat yang nemplok di leher knalpot katanya rontok dan bersih kembali setelah kira-kira dua hari.
“Nanti karat yang nemplok di leher knalpot hilang sendirinya. Sedikit demi sedikit”

Semoga Bermanfaat..

Racing Part ECU VIXION 2013 (IMAX-J)


Harga ECU VIXION RP. 825.000.-


Harga REMOTE I-Max RP. 500.000.-
Dengan segala upaya dalam kurun waktu 3 tahun lebih, akhirnya Bintang Racing Team (BRT) telah berhasil merancang perangkat Electronic Control Unit (ECU) untuk mengendalikan sistem Injeksi. Kami menyadari bahwa karburator dan sistem pengapian CDI akan beralih menjadi sistem injeksi, oleh sebab itu sistem injeksi adalah teknologi masa depan. BRT melakukan suatu LONCATAN teknologi dengan melahirkan ECU programmable yang diberi nama : IMAX JUMPER (IMAX –J).
IMAX-J adalah ECU Programmable pertama made in INDONESIA yang berhasi dikembangkan dengan teknologi Duo Core ( Dua Microcomputer).

IMAX-J dirancang menggunakan dengan menggunakan remote sehingga lebih mudah digunakan untuk melakukan Pengaturan debit bahan bakar dan pengapian.

Hasil Dyno :

Klik Untuk Memperbesar

FITUR (FEATURES)
IMAX- J, dirancang dengan beberapa fitur unggulan sbb,

1.Programmable
ECU ini dilengkapi dengan remote programmer, sehingga pemakai bisa mengatur parameter sbb :

  • 1.Injection Mapping (Koreksi Mapping)
  • 2.Ignition Timing (Kurva Pengapian)
  • 3.Revolution Limiter ( Batasan putaran Mesin)
  • 4.Injection Timing (Waktu penyemprotan)
  • 5.Kalibrasi TPS (Throttle Position Sensor)

2. DIAGNOSTIC
Remote ini juga dapat difungsikan sebagai :

  • 1. Diagnostic Tools, untuk memantau kondisi sensor pendukung.
  • 2. Monitor untuk memantau AFR (Air Fuel Rastio/campuran bahan bakar)

3. E- MAP (Easy Map)
Easy Map adalah fitur mapping injeksi dengan teknik ofset global sehingga memudahkan pengguna awam (pemula) untuk melakukan setting injeksi dengan cepat. E-Map mengatur mapping injeksi dengan 3 kategori putaran mesin yaitu : LOW (putaran BAWAH), MID (putaran TENGAH) dan HIGH (putaran ATAS).

4. FAST SETTING /FS (Setting CEPAT))
Teknik FS ini dipakai pada saat membuat mapping ignition atau injeksi, sehingga penulisan koreksi akan lebih cepat.

5. AFR (Air Fuel Rasio)
ECU ini dilengkapi dengan sensor O2, agar hasil mapping dapat dibaca melalui hasil gas buang dan mempermudah melakukan koreksi mapping.

6. DUO CORE
ECU ini dikendalikan oleh 2 micro computer yang masing-masing bekerja untuk mengatur Timing pengapian dan Injeksi bahan bakar. DUO CORE , menjadikan ECU lebih presisi.

*Harga Aksesoris tambahan :

  • SENSOR AFR RP. 250.000.-
  • KABEL BODY RP. 50.000.-

Variasi Cakram (Disk Brake) Lebar

Merk DAYTONA
Berfitur big wave dengan ukuran 300mm daya pengereman 35 persen lebih baik dari disk standar 220mm.

“Harga Rp 1,25 juta,” bilang Siti Nurhalimah dari Daytona Kebon Jeruk di Jl. Kebon Jeruk III, No. 8, Kota, Jakarta Barat. Telepon 088-8841-7011.

KITACOPROTORA 

Merk KITACO
“Kitako tahan panas dan tidak mudah bengkok,” jelas Puk Khim Bui pemilik workshop Kimko Motor. Kitaco ukuran 280mm untuk Honda Vario dan Yamaha Mio dibanderol Rp 650 ribu. “Ganti cakram posisi kampas rem tidak boleh miring,” tegas pedege yang bisa ditelepon di (021) 73450613.

Merk PROTORA
rem cakram berlabel Protora ini memang untuk semua motor varian Yamaha dan Suzuki. Cakram Protora ini memliki ukuran 260mm dan dijual dengan harga Rp 350 ribu.“Desain cakram Protora hadir dengan model unik dan sudah floating,” jelas Nency yang bisa dikontak di (021) 73457473

LHK RACING, MARZOCHI

Merk  LHK RACING
kembangan gerigi digunakan untuk Honda Vario, Honda BeAT, Yamaha Mio dan Yamaha Mio Soul. Juga di Yamaha Jupiter-Z. Piringan ukuran 300mm dijual Rp 250 ribu. Penjualnya Jhony dari Sentra Motor yang bisa dikontak di (021) 9358-5866.

Merk  MARZOCHI
Hanya tersedia varian untuk satu tipe motor Yamaha Mio dengan ukuran piringan 300mm. Harga 350 Ribu. “Jika part ini ingin diaplikasikan pada jenis motor lain, langkah yang harus dilakukan adalah mengcustom dudukan kaliper,” pesan Nency dari Mulia Motor Sport (MMS) Tangerang.

PSM, RIDE IT

Merk PSM
PSM digunakan untuk Yamaha Jupiter-Z, Yamaha Jupiter MX, Honda Supra X 125, Honda Karisma, Honda Blade, Honda Mega Pro, Honda Tiger, Yamaha V-ixion. Ukuran 320mm dibanderol Rp 400 Ribu. Sementara ukuran 320mm Rp 350 Ribu.

Merk RIDE IT
Ride It ukuran 280mm dijual Rp 150 ribu. “Keunggulan dari Ride It ini tersedia dalam berbagai model yang membuat pemilik motor tampil lebih pede,” yakin Alex dari Sentra Motor yang buka toko di Jl. Puri Beta Town Square, No. 11, Ciledug, Tangerang.

Boushi

Ogah kelewat aplikasi cakram yang terlalu besar, monggo dipakai cakram bermerek Boushi ini. Ukuran diameter yang disediakan 190mm (Honda BeAT) dan 200mm (Yamaha Mio).

So, layaknya cakram bawaan skubek sobat kan. Tapi, modelnya sudah beragam. Terutama pada bagian tengah. Biar menarik, sudah pakai warna anodize.

“Juga pakai bahan stainless steel. Harganya Rp 250 ribu,” ungkap Yacky Kusuma Miharja dari Sumber Rejeki di Jl. Kebon Jeruk III, No. 36G, Kota, Jakarta Barat. Telepon (021) 601-9709.

Daftar Harga Ban Motor Bebek

Produk Terbaru yaitu IRC Wild Flare dan IRC Whizz.
Kedua ban ini hadir dengan kembangan yang stylish dan tersedia dalam bentuk tubetype maupun tubeless.
IRC Wild Flare dikhususkan untuk sepeda motor matik. Desain pattern yang menyelaraskan antara penampilan dan performa. Dengan desain api pada sisi ban membuat penampilan terlihat semakin gagah dan berani.

Sementara IRC Whizz tampil dengan desain pattern yang tegas dan tajam. Ban ini mempunyai alur pattern yang baik untuk membuang air, sehingga sangat andal di jalan basah. IRC Whizz cocok untuk sepeda motor bebek
.Untuk IRC Wild Flare tersedia ukuran 70/80-14 sampai 100/80-14. Sedangkan IRC Whizz, mulai 70/80-17 sampai 100/80-17.
Ban sepeda motor terbaru ini dibanderol dari Rp 110 ribu – Rp 429 ribu.

DAFTAR HARGA BAN MOTOR sesuai merk dan ukuran :

Ban Motor Merk MICHELIN
“Semuanya berkelas dunia, dengan teknologi yang sudah diakui dunia,”
Type M29S 
70/90-14  Rp 242.000
80/80-14  Rp 254.000
80/90-14  Rp 260.000
90/80-14  Rp 279.000

Type M85
2.50-17  Rp 245.000
2.75-17  Rp 277.000

Type Pilot Sporty
60/100-17   Rp 361.000
70/90-17  Rp 385.000
80/90-17   Rp 434.000
90/80-17  Rp 575.000
100/80-17  Rp 597.000
110/80-17  Rp 680.000
130/70-17  Rp 770.000

Ban Motor Merk MIZZLE
“Ban Mizzle mempunyai kualitas compound yang sama dan setara. Semua menggunakan jenis medium-soft compound. Jadi, punya daya cengkram yang sangat baik untuk di jalan kering maupun basah,”
Type MZ 028
60/80-17 Rp 135.000
70/80-17 Rp 422.000
80/80-17 Rp 183.000
90/80-17 Rp 232.000
100/80-17 Rp 250.000

Ban Motor Merk ZENEOS
Type ZN 75
80/80-14 Rp 157.000
90/80-14 Rp 195.000
80/80-17 Rp 183.000
80/90-17 Rp 202.000
90/80-17 Rp 246.000
100/80-17 Rp 283.000

Type ZN 88
80/80-14 Rp 159.000
80/90-14 Rp 159.000
90/80-14 Rp 202.000
80/80-17 Rp 186.000
90/80-17 Rp 255.000

Ban Motor Merk CORSA
“Pertimbangannya supaya tidak kempis di jalan. Sebaiknya pilih ban tipe tubeless. Ketika bocor, ban enggak langsung kempis, tetapi bisa dikendarai pelan menuju tempat penambalan,”
70/90-17 S09T  Rp 123.000
80/90-17 S09T Rp 148.000
70/90-17 S01 Rp 123.000
80/90-17 S01 Rp 148.000
80/80-17 S18 Rp 148.000
90/80-17 S18 Rp 188.000
80/80-14 S33 Rp 120.000
90/80-14 S33 Rp 145.000
70/90-14 S09T Rp 108.000
80/90-14 S09T Rp 118.000
70/90-14 S01 Rp 108.000
80/90-14 S01 Rp 118.000
90/90-14 S01 Rp 143.000

Ban Motor Merk IRC (TUBE TYRE)
250-17  Rp 110.000
275-17  Rp 145.000
70/90-14  Rp 95.000
80/90-14  Rp 113.000
90/80-14  Rp 130.000

Ban Motor Merk FDR
80/80-17  Rp 150.000
90/80-17  Rp 195.000
80/80-14 Evo Rp 135.000
90/80-14 Evo Rp 165.000
80/80-14 Genzi Rp 125.000

Ban Motor Merk SWALLOW
“Bikers lebih suka memilih ban tipe tubeless. Soal kembangan atau compound disesuaikan selera pengendara,”
70/90-14 Rp 88.000
80/90-14 Rp 105.000
90/90-14 Rp 125.000
70/90-14 SB222 Rp 85.000
80/90-14 SB 222 Rp 103.000
90/90-14 SB 222 Rp 123.000
60/80-17 SB 115 Rp 110.000
70/90-17 SB 115 Rp 130.000
80/90-17 SB 115 Rp 158.000
90/80-17 SB 115 Rp 205.000
80/90-17 SB 108 Rp 158.000
80/80-17 SB 108 Rp 158.000
90/80-17 SB 108 Rp 205.000

Ban Motor Merk COMET
70/90-17 M1 Rp 183.000
80/90-17 M1 Rp 248.000
90/80-17 M1 Rp 278.000

Bebek Tune Up 4-Tak 115 cc

Main di kelas Bebek Tune Up 4-Tak 115 cc butuh komponen yang optimal untuk mengail tenaga rata mulai putaran bawah hingga atas. Seperti Yamaha Vega lansiran 2005 yang dipacu Eko Chodox terjun dikelas cc terkecil ini. Engine, butuh ramuan power yang padat lewat rasio kompresi mesin tinggi.

“Teknis kerja mesin enggak jauh dari spek mesin road race. Baik diameter klep maupun komponen lainnya. Hanya memaksimalkan komponen seadanya dengan kompresi sekitar 14,7 : 1,” buka Birowo Seno, mekanik JBX racing yang antar Eko Chodox berdiri di podium tertinggi di event Perwira Drag Bike, Purbalingga, beberapa waktu lalu.

Ramuan kompresi tinggi, didapat dari olahan piston TDR 52 mm kolaborasi kubah squish model gentong yang cocok mengail tenaga di rpm tinggi. Makanya, hanya cocok bahan bakar bensol agar kompresi padat mampu diletup busi tipe dingin.

Yang jadi persoalan, justru pada mekanisme kruk as. Sebab Kruk as standar Vega riskan melintir bahkan patah. Makanya kruk as asli ditukar dengan Yamaha Jupiter Z lawas. “Material kruk as Jupiter Z lebih alot. Kuat menahan kompresi tinggi tanpa takut ada gejala melintir,” cuap mekanik yang beken dengan panggilan Jebenx ini.

Power mesin besar butuh perpindahan daya dan akselerasi yang konstan. Makanya racikan gigi rasio memakai hitungan rapat mulai dari gigi terendah hingga gigi empat. Rasio gigi I main di 13/36. Laju ke gigi dua, 16/29. Untuk gigi III, masih dipercaya perbandingan rasio standar. Sedangkan untuk gigi IV, dibikin rapat dengan racikan 21/24.

Tapi, buat main di Purbalingga dengan jarak 201 meter, final gear cukup 13/24 mata. Jadi, ledakan power optimal mulai start hingga finish.

Racikan durasi noken as pun mirip dengan pacuan road race yang bermain dihitungan 280º. Keseluruhan durasi, makin optimal dengan dipadu lift klep 9,2 mm. Sayangnya walaupun jawara di kelas bebek Tune Up 4-Tak 115 cc, namun ukiran time terbaik masih sedikit lebih lambat dari event sebelumnya.

“Pas heat 115 cc cuaca mendung, padahal karbu Keihin PWK 28 disesuaikan cuaca. Pilot-jet 68 dan main-jet 112. Tapi, time tak membaik. Apalagi heat kemarin sekali langsung final. Tanpa penyisihan, jadi susah cari setingan terbaik,” papar Jebenk dari Jl. AW. Sumarmo No. 50, Solo, Jawa Tengah ini.

Iklan

Coretan Kisah Perjalanan, Dunia Otomotif dan Pengalaman Pribadi

%d blogger menyukai ini: