Apakah ini yang disebut selfie?

Di akun media sosial sering terdengar kata “selfie” , selfie tak ubahnya virus yang mudah menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk negeriku ini.
selfie disini bukan nama seseorang lho.. tapi di artikan sebagai foto diri (foto narsis) yang biasanya diambil menggunakan ponsel pintar atau webcam, lalu diunggah ke situs web media sosial.
Selfie, Tak Sekedar Narsis
Selfie pun kian bersemayam dan semakin didepan dalam akun media sosial. Tagar #selfie sering digunakan dalam akun Instagram, twitter, facebook dll

Tahukah anda, dari jutaan tagar yang terekam, pengunggah foto yang membubuhkan tagar #selfie pertama kali yaitu Jennifer Lee selaku pemilik akun jennlee pada tanggal 16 Januari 2011.

Menurut fotografer profesional Nigel Barker, setiap orang berhak untuk berfoto narsis dengan berbagai gaya dan alasan. Akan tetapi, selfie tak sekadar perkara memikirkan pose yang baik dan buruk. Individu justru diajak untuk memahami diri sendiri. Untuk apa Anda memperlihatkan pose yang begitu menarik dan mengundang perhatian, tetapi hal tersebut tidak mencerminkan diri kita sendiri. Nilai reflektif inilah yang luput dari perhatian, terutama bagi pengguna media sosial yang rela menjadi orang lain demi sebuah pengakuan publik.

Foto selfie tak semata-mata ingin memperlihatkan kepada publik mengenai kondisi Anda yang lebih baik saat ini. Bukan pula perkara tingginya rasa percaya diri ataupun narsistis. Sisi positif yang perlu disadari adalah pada saat melihat foto diri, Anda seolah-olah berkata, “Inilah saya; saya merasa bahagia”. Dengan demikian, apa yang telah dilakukan memang berdasarkan kemauan pribadi dan cerminan dari karakter diri sendiri. Bagian tubuh ‘mata’ yang selalu terlihat dalam selfie—menjadi jendela jiwa yang memancarkan kejujuran sehingga orang lain dapat menilai sendiri.

NAmun Beda lagi bila Selfie dilakukan oleh Selebriti/artis, seorang public figure tentu membutuhkan upaya khusus untuk mengajak publik berhenti sejenak dan fokus terhadap satu informasi. Oleh karena itu, selfie bisa dijadikan sebagai senjata untuk menarik perhatian asalkan seseorang mampu mengemasnya dengan menarik.

Nah, bagaimana dengan Anda??
Seberapa sering Anda mengaktifkan fitur kamera depan pada ponsel dan berpose menarik agar foto yang dihasilkan layak untuk dipublikasikan??

Iklan

12 respons untuk ‘Apakah ini yang disebut selfie?

Enter your comment...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.