Bersyukur Disepanjang Jalur Pantura

Banyak hal bisa mengantarku untuk bersyukur. Menyusuri kota-kota pesisir Pantai Utara (Pantura) bersanding dengan bus-bus besar dan truk gandeng yang berjalan pelan sungguh merupakan pengalaman yang mengantar pada perasaan bersyukur dan melatih kesabaran sebagai petualang jalanan.

Tak hanya ruas-ruas jalan utama, jalanan pinggiran kota pun riuh dengan raungan suara kenalpot mesin kendaraan, tak ketinggalan aneka macam bunyi klakson yang saling menyapa antar sesama pengguna jalan.
Selain dimanjakan bunyi aneka macam klakson, banyak juga keajaiban atau keanehan kutemui dijalanan ini. Diantaranya becak bermesin ganda, vespa 5 roda, naik motor bertiga tanpa helm dll. Bahkan, dibeberapa ruas jalan sering kutemui mereka melawan arah yang membahayakan dan dibutuhkan kehati-hatian yang ekstra berlipat jika ingin selamat.
Bersyukur Disepanjang Jalur Pantura
Dalam perjalanan kembali dari kampung halaman misalnya, Kebiasaan sopir bus yang mencari celah sempit (asal kepala bus masuk) mereka tanpa memikirkankendaraan kecil disampingnya, seolah-olah jalan hanya dia yang punya membuat diri ini butuh ketajaman feeling dalam berkendara.

Pernah suatu ketika saya mengadukan pada petugas LLAJ yang kebetulan sedang istirahat, menurut beliau hal ini sudah menjadi kebiasaan karena mereka kejar setoran(nge-blong). Sambil bergurau, petugas tersebut mengatakan bahwa kebiasaan sopir-sopir bus itu justru disenangi malaikat lantaran mengangkut dan mengantar penumpang dekat dengan Yang Maha Kuasa. saya pun tersenyum heran.
Dengan kebiasaan para sopir bus yang super lihai ini, amat jarang ditemui badan atau bus-busnya terlihat mulus dijalanan, banyak penyok, catnya kusam plus dempul sana-sini.
Revo Vs Vega ZR
Pengalaman melintasi jalur pantura bersanding dengan bus dan truk diatas, saya sangat bersyukur bisa selamat sampai tujuan.

Iklan

4 pemikiran pada “Bersyukur Disepanjang Jalur Pantura

Enter your comment...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s