Perawatan motor, nggak hanya servis rutin

Ide artikel ini muncul saat perbincangan tadi sore dengan tetangga kost tentang perawatan motor keluaran terbaru.
diskusi bukan debat kusir
Perbincangan ini murni karna kurangnya pengetahuan tentang motor dan perawatanya, santai tanpa adu jotos kayak tuyul2 itu tuh :mrgreen:
A : rider satria fu 150 (plat B)
B : rider honda tiger (plat AA)
C : rider yamaha pega (plat R) << :mrgreen:
Berikut ini kronologinya, cekidot! (sudah saya terjemahkan versi bahasa indonesia)
B :”skrg ngisi pertamax ngantri ya?”
C :”ho’oh, semalam aku ngisi juga gitu, mungkin karna satu jalur pengisian ada perbaikan dan persiapan sistem baru RFID” *yang belum tau RFID klik disini
tiba-tiba si A nyeletuk :”Weleh, motormu skrg diisi pertamax to, ati-ati lo.. mesinmu bisa jebol”
B menjawab :”hahahaha.. kata siapa mas?”
C cuma nyengir :mrgreen:
jawab si A :” motor supra punya saudaraku, jebol tapi gak tau apanya, katanya sih gara2 diisi pertamax!”
C sambil ngakak :”ahh.. masa sih, motor dikasih pertamax bisa jebol mesin,hahaha.. ada-ada saja”
A ngeyel :”tapi bener lho, katanya mesinya juga jadi lebih panas!”
B mimik serius :”maaf ya mas, tak lurusin dulu ya pendapatnya. Mengacu kepada sistem kerja motor bakar. Power yang dihasilkan mesin adalah konversi dari energi panas bahan bakar jadi energi gerak. Semakin besar ledakan dari pembakaran, energi gerak atau power mesin jadi gede. Nah, agar power mesin gede, harus ditunjang pembakaran sempurna. Ciri pembakaran sempurna salah satunya menghasilkan kalor atau energi panas yang besar. Jadi, wajar kalau menggunakan Pertamax mesin sedikit lebih panas. Karena pembakaran lebih sempurna. berbeda bila menggunakan premium, tenaga mesin terasa kurang maksimal alias ngeden
A mantuk-mantuk :”owh..gitu to..”
B nanya lagi ke C :” pas situ ngantri ada NVL diisi premium gak?”
C menjawab :”Ada sih, emang kenapa bro?”
B curhat :”itu yang punya motor kejem banget yak, lha motornya minta pertamax dikasih minum premium,”
si A nyeletuk lagi :”mungkin kalo motornya diisi pertamax takut cicilanya nunggak kalee..”
C :”hahaha.. bisa jadi, temen kerjaku juga ada yang gitu soalnya, karena hanya ingin gaya (modifikasi+aksesoris), ia pun rela motornya diisi premium”
Menarik kesimpulan dari perbincangan diatas, ternyata perawatan motor berkarburator enggak berbeda jauh dengan motor injeksi. misalnya mengganti atau membersihkan filter udara, ganti oli, cek kondisi rantai hingga CVT. Yang membedakan pada perawatan sistem pengabutan bahan bakarnya.
Nah, kualitas BBMnya pun juga penting dan berpengaruh pada mesin lho.
Kok bisa?
Ya bisa, begini bro Pertamax punya angka oktan yang lebih tinggi, yaitu 92 sedangkan Premium angka oktannya hanya 88. Semakin tinggi angka oktannya, akan tahan terhadap kompresi. Tidak mudah terbakar sebelum api busi meletik. Berbeda bila meminum bensin subsidi, mudah menimbulkan pembakaran spontan dan efeknya akan menimbulkan ketukan di dalam mesin yang biasa disebut gejala ngelitik.
Pembakaran yang kurang sempurna akan meninggalkan kotoran berupa endapan karbon disistem pembakarannya sehingga diruang mesin lama-kelamaan akan menumpuk terutama yang pakai Premium, kalau yang rajin pake Pertamax apalagi Pertamax Plus dijamin lebih bersih,soalnya jenis BBM tersebut terdapat adiktif tambahan yang tidak ada pada jenis premium.
Nah, bila jenis motor sampeyan sudah injeksi super canggih, endapan karbon akan sangat berpengaruh karena bisa menghambat volume bahan bakar yang disemprotkan injektor. Motor jadi kehilangan tenaga, dan bahan bakar lebih boros karena harus buka-an gas lebih besar. Belum lagi kerak yang menumpuk di dalam ruang bakar, bisa bikin mesin cepat panas karena kompresi semakin tinggi akibat tumpukan kerak karbon. Kalau sudah begini, solusinya harus servis besar dengan membuka cylinder head untuk membersihkan karbon tersebut.
Bahkan kalau dibiarin akibatnya bisa fatal, bisa bikin ring piston cepat aus akibat kerak karbon yang rontok lalu tergerus ring, nah yang kalah ringnya. Selain itu saat tumpukan kerak ada yang pecah lalu mengganjal klep, klep bisa telat menutup dan benturan, bengkok deh.. :mrgreen:,

Monggo, silahkan lihat buku panduan motor anda. Bila motor berkompresi di bawah 9:1 masih dapat menggunakan Premium. Namun untuk motor dengan kompresi 9,1:1 sampai 10:1 sebaiknya menggunakan Pertamax atau sejenisnya dan motor dengan kompresi 10,1:1 ke atas wajib menggunakan Pertamax Plus atau sejenisnya.

Anda masih galau juga??? Ter..La..Lu.. :mrgreen:
Perawatan motor, nggak hanya servis rutin
Ping to : Pengujian BBM Jenis Pertamax Plus Yang Ke Dua… Ni Kondisi Ruang Bakarnya…!!!

Iklan

13 pemikiran pada “Perawatan motor, nggak hanya servis rutin

Enter your comment...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s